Jakarta Cerah, Bogor hingga Depok Waspadai Hujan


JAKARTA — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Jabodetabek pada Kamis 27 Agustus cukup beragam, mulai dari cerah hingga berawan, dengan suhu udara secara umum berkisar 22–35 derajat Celsius.

Namun, masyarakat di Bogor, Depok, Bekasi, dan wilayah sekitar perlu mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang. BMKG memasukkan Jawa Barat dan Banten dalam wilayah yang berpotensi mengalami cuaca ekstrem pada 27 Agustus.

Di wilayah DKI Jakarta, cuaca diprakirakan cerah hingga cerah berawan pada pagi hingga siang hari. Suhu udara diperkirakan berada di kisaran 25–34 derajat Celsius. Jakarta Selatan, misalnya, diprakirakan memiliki suhu sekitar 25–33 derajat Celsius dengan kondisi cerah dan berawan pada sejumlah periode.

Sementara itu, Bogor berpotensi mengalami perubahan cuaca lebih cepat. Kondisi cerah atau cerah berawan dapat terjadi pada pagi hari, kemudian tutupan awan berpotensi meningkat pada siang hingga sore hari. Suhu udara diperkirakan berada di kisaran 22–33 derajat Celsius. Warga di Bogor dan kawasan Puncak perlu mengantisipasi kemungkinan hujan lokal.

Di Depok, cuaca pada Kamis diprakirakan cerah pada pagi hari dengan suhu sekitar 25 derajat Celsius. Kondisi tersebut dapat berubah menjadi lebih berawan pada siang hingga sore hari. Data BMKG yang diperbarui Kamis pagi menunjukkan Depok berada dalam kondisi cerah dengan kelembapan sekitar 89 persen.

Adapun Bekasi diperkirakan mengalami cuaca cerah hingga cerah berawan dengan suhu yang dapat mencapai sekitar 35 derajat Celsius pada siang hari. Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan diimbau menjaga kecukupan cairan tubuh dan mengurangi paparan sinar matahari secara langsung.

BMKG juga mencatat potensi cuaca ekstrem pada Kamis di Jawa Barat dan Banten berupa hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang. Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bagi masyarakat Jabodetabek, khususnya wilayah yang berbatasan langsung dengan Jawa Barat dan Banten.

Secara umum, kondisi kemarau masih mendominasi sebagian besar wilayah Indonesia. Namun, BMKG menegaskan potensi hujan lokal tetap ada di sejumlah daerah. Pada periode 25–31 Agustus, pengaruh El Niño yang sangat kuat dan IOD positif masih mendukung kondisi kering di banyak wilayah Indonesia.

Masyarakat diimbau memantau informasi dan peringatan dini BMKG sebelum beraktivitas, terutama bagi warga yang melakukan perjalanan menggunakan sepeda motor atau beraktivitas di ruang terbuka.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *