JAKARTA – Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Hari Selasa menyatakan kemarahannya atas meningkatnya jumlah eksekusi terhadap orang-orang yang diduga terlibat dalam protes massal di Iran awal tahun ini, sebelum perang di Timur Tengah pecah.
“Republik Islam Iran yang sedang terpuruk tidak membayar sebagian besar personel militernya, sementara pada saat yang sama membunuh para pengunjuk rasa – bahkan ketika mereka tidak sedang berunjuk rasa – pada tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya,” tulisnya di Truth Social, melansir Al Arabiya dari AFP (26/8).
“Ini adalah krisis kemanusiaan berskala sangat besar, dan harus dihentikan, SEKARANG,” tambahnya.
Tidak segera diketahui informasi baru apa yang memicu unggahan pada dini hari tersebut, namun telah terjadi peningkatan eksekusi secara terus-menerus sejak pecahnya perang pada tanggal 28 Februari.
Serangan gabungan AS-Israel yang mengawali perang tersebut terjadi beberapa minggu setelah penindasan keras terhadap protes massal di Iran.
Aksi unjuk rasa awalnya bermula pada akhir Desember akibat kemarahan terhadap tingginya biaya hidup, namun dengan cepat berkembang menjadi demonstrasi anti-pemerintah yang meluas dan mencapai puncaknya pada tanggal 8 dan 9 Januari.
Otoritas Iran melaporkan lebih dari 3.000 kematian, namun mengaitkan kekerasan tersebut dengan “tindakan teroris” yang didalangi oleh Amerika Serikat dan Israel.
Kelompok-kelompok hak asasi manusia yang berbasis di luar negeri mencatat jumlah korban yang jauh lebih tinggi dan menyatakan bahwa aparat keamanan telah menembaki para demonstran.
Awal bulan ini, lebih dari 30 negara menandatangani surat bersama yang mengecam keras “eksekusi yang terus berlangsung terhadap para pengunjuk rasa dan penggunaan hukuman mati” oleh Iran.
Amerika Serikat, negara yang masih menerapkan hukuman mati, tidak menandatangani surat tersebut.
Sejak saat itu, setidaknya tiga orang lagi telah dieksekusi di Iran atas tuduhan yang terkait dengan protes tersebut.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
