
JAKARTA – Akhir dari laga perdana Premier League Inggris yang diprediksi dengan mudah saat juara bertahan Arsenal mengawali pertarungan untuk back-to-back dengan menaklukkan tim promosi Coventry City 3-0 di Stadion Emirates, Sabtu, 22 Agustus 2026 dini hari WIB. Manajer Mikel Arteta pun menunjukkan kepuasan atas dominasi tim asuhannya di laga tersebut.
Arteta menyatakan Arsenal tidak hendak mempertahankan titel liga. Sebaliknya, Arsenal turut bersaing ketat memburu gelar juara yang menunjukkan gairah dan ambisi pemain sama sekali tak menurun saat memasuki kompetisi musim baru.
Saat mengawali laga dengan menghadapi Coventry yang merupakan juara dari Championship sehingga bisa kembali bermain di kasta tertinggi, Arsenal menunjukkan konsistensi dengan permainan ofensif yang agresif.
Hasilnya, The Gunners sudah unggul saat laga memasuki menit 15. Striker Kai Havertz membuktikan ketajamannya tak menurun. Setelah turut menyumbang gol di laga Community Shield saat Arsenal menghajar Manchester City 3-0, kini Havertz sukses membuka kemenangan tim.
Selanjutnya, pemain sayap Bukayo Saka yang telah pulih dari cedera juga memberi kontribusi gol yang membuat tim asuhan Frank Lampard kian sulit untuk bangkit. Bahkan kapten Martin Odegaard tidak ketinggalan menambah gol yang membawa Arsenal menang secara meyakinkan.
“Mereka bermain sama persis (seperti musim lalu). Saya memang menyampaikan kepada mereka untuk bermain dengan penuh semangat dan motivasi tinggi demi meraih hasil lebih baik,” kata Arteta seperti dikutip france24.
“Ini hasil yang memuaskan dan bagaimana cara kami mengawali pertandingan juga memuaskan. Kami menunjukkan dominasi dan sepenuhnya menguasai. Penampilan kami memang sungguh impresif,” ucap Arteta yang merasa puas dengan performa pemain.
Di laga itu, Arsenal langsung mengambil inisiatif menyerang dan memberikan ancaman lewat tendangan Saka. Hanya saja sepakan pemain timnas Inggris ini masih bisa digagalkan barisan pertahanan Coventry.
Meski demikian, Arsenal tetap konsisten menyerang dan menunjukkan dominasi. Alhasil di menit 15, Havertz memecah kebuntuan saat menyelesaikan umpan pendek Riccardo Calafiori.
Unggul 1-0 menjadikan Arsenal kian agresif menekan pertahanan The Sky Blues yang kembali ke Premier League setelah 25 tahun berkutat di divisi bawah. Serangan tuan rumah kembali memberi hasil setelah Saka menyambar bolarebounddi dalam kotak penalti Coventry di menit 23. Skor berubah 2-0 yang bertahan hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, Arsenal tak menurunkan tempo permainan. Laga baru berjalan empat menit, Odegaard memantapkan keunggulan tim. Dirinya menuntaskan assist Ben White yang menjadikan Arsenal unggul 3-0.
Selanjutnya, Arsenal tetap menguasai permainan. Hanya serangan mereka tak lagi membuahkan hasil. Sementara, upaya Coventry untuk memperkecil ketinggalan tak kunjung membuahkan hasil. Keunggulan tiga gol Arsenal bertahan hingga laga usai.
