JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut Bupati Pemalang Anom Widiyantoro terjaring operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Jakarta. Dia diamankan bersama empat orang lainnya pada Selasa malam, 28 Juli.
“Salah satu orang yang diamankan di Jakarta adalah Bupati Pemalang, yang kemudian tadi malam sudah tiba di gedung Merah Putih KPK untuk dilakukan pemeriksaan secara intensif,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan di gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu, 29 Juli.
Budi kemudian memerinci total ada 21 orang yang diamankan dalam giat penindakan tersebut. Dari jumlah tersebut, 12 dibawa ke Jakarta.
“Untuk tujuh orang lainnya, enam dari Pemalang dan satu dari Purworejo kemungkinan siang ini sampai dengan sore, gitu ya, akan tiba di gedung Merah Putih KPK untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.
Budi belum memerinci perbuatan para pihak yang terjaring OTT ini. Dia hanya mengatakan diduga ada penyerahan uang terkait proyek dan jual beli jabatan.
Adapun tim di lapangan juga menemukan sejumlah barang bukti, di antaranya uang sekitar Rp2 miliar.
“Apakah itu nanti konstruksi pasalnya adalah penyuapan ataupun pemerasan terkait dengan proyek-proyek di Kabupaten Pemalang, tentu nanti akan dipaparkan dan dibahas dalam ekspose,” ujarnya.
“Selain itu, juga ada dugaan penerimaan yang dilakukan oleh bupati berkaitan dengan jual beli jabatan di lingkungan Pemkab Pemalang,” pungkas Budi.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
