Peta Risiko El Nino Disusun, BRIN Tunggu Arahan Presiden


JAKARTA — BRIN dan BMKG akan memetakan wilayah yang berisiko terdampak El Nino sebelum pemerintah menetapkan langkah antisipasi. Pemetaan itu mencakup lokasi ancaman, tingkat risiko, dan kebutuhan penanganan di setiap daerah.

Kepala BRIN Arif Satria mengatakan koordinasi dengan BMKG diperlukan agar kebijakan tidak hanya bertumpu pada perkiraan umum, tetapi pada peta risiko yang lebih rinci.

“Kami akan berkoordinasi dengan BMKG, melihat peta El Nino di mana saja dan apa risikonya,” kata Arif di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 28 Juli.

Menurut Arif, hasil pemetaan akan menjadi bahan pembahasan pemerintah dalam menghadapi cuaca ekstrem. BRIN juga menyiapkan dukungan riset untuk memperkuat kemampuan prediksi dan mitigasi.

“Kami diharapkan mengembangkan apa yang bisa digunakan untuk memprediksi maupun mengantisipasi,” ujarnya.

Arif mengatakan BRIN masih menunggu arahan Presiden mengenai langkah yang harus diprioritaskan.

Ia belum menyebut daerah yang paling rawan, waktu puncak El Nino, maupun teknologi yang akan diterapkan di setiap wilayah.

Namun, BRIN telah menyiapkan sejumlah teknologi yang dapat digunakan setelah peta risiko dan kebutuhan daerah ditetapkan.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *