JAKARTA – Kereta api menjadi salah satu pilihan transportasi yang banyak digunakan untuk bepergian, baik untuk keperluan pekerjaan maupun liburan bersama keluarga. Selain menawarkan perjalanan yang relatif nyaman, kereta juga dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin menghindari kemacetan di jalan raya.
Namun, merencanakan perjalanan menggunakan kereta tidak hanya sebatas memilih tujuan dan membeli tiket. Wisatawan juga perlu memperhatikan jadwal keberangkatan, kemungkinan perubahan jadwal, hingga risiko keterlambatan yang dapat memengaruhi agenda selama perjalanan.
Hal ini penting terutama bagi wisatawan yang memiliki jadwal perjalanan cukup padat. Keterlambatan kereta, misalnya, dapat membuat seseorang terlambat mengikuti agenda berikutnya, mulai dari jadwal pertemuan bisnis, perjalanan lanjutan, hingga waktu check-in di akomodasi.
Memahami perlindungan perjalanan dapat menjadi salah satu hal yang perlu dipertimbangkan sebelum bepergian. Perlindungan perjalanan umumnya dirancang untuk membantu wisatawan menghadapi kondisi tertentu yang tidak sesuai dengan rencana awal.
Salah satu bentuk perlindungan yang tersedia bagi pengguna perjalanan kereta adalah On-Time Guarantee. Program ini memberikan perlindungan terkait ketepatan waktu perjalanan, sehingga wisatawan dapat memiliki alternatif ketika menghadapi gangguan jadwal tertentu.
“Kami percaya bahwa setiap momentum bepergian harus dapat dinikmati dengan rasa aman yang menyeluruh. Melalui perlindungan perjalanan dari Cermati Protect dan tiket.com dengan klaim yang mudah,” kata Juanri, VP of Insurance Cermati Protect.
“Kami ingin memberikan rasa percaya diri ekstra bagi masyarakat untuk mengeksplorasi destinasi mereka secara fleksibel, sekaligus memastikan kestabilan rencana perjalanan mereka tetap terjaga dengan baik,” tambahnya.
Dimas Surya Yaputra, Co-Founder & CEO tiket.com mengatakan sebagai OTA yang mengutamakan kebutuhan konsumen, tiket.com berkomitmen menghadirkan pengalaman perjalanan yang nyaman dan bebas dari rasa khawatir.
“Ketepatan waktu adalah salah satu pilar penting bagi konsumen saat merencanakan perjalanan. Melalui kolaborasi strategis bersama Cermati Protect, kami menghadirkan On-Time Guarantee, fitur ini menjadi nilai tambah yang memberikan ketenangan dan rasa aman bagi konsumen sejak awal merencanakan perjalanan,” ucapnya.
Sebelum memilih perlindungan perjalanan, wisatawan sebaiknya memahami terlebih dahulu manfaat yang ditawarkan. Hal ini penting agar perlindungan yang dipilih sesuai dengan kebutuhan dan kondisi perjalanan.
Pada program On-Time Guarantee, terdapat beberapa manfaat yang berkaitan dengan gangguan perjalanan kereta api. Salah satunya adalah perlindungan ketika terjadi keterlambatan atau perubahan jadwal perjalanan.
Apabila terjadi keterlambatan atau perubahan jadwal dari penyedia jasa perjalanan kereta api selama 45 menit atau lebih, pelanggan dapat memperoleh kompensasi berupa pembiayaan tiket perjalanan pengganti hingga Rp5 juta.
Jika pelanggan tetap melanjutkan perjalanan, kompensasi dapat diberikan sebesar harga tiket pada jadwal yang seharusnya, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Perlindungan lainnya berkaitan dengan pembatalan perjalanan. Jika jadwal perjalanan dibatalkan oleh penyedia jasa kereta api, pelanggan dapat memperoleh penggantian biaya tiket hingga Rp5 juta.
Sementara itu, jika perjalanan tetap dilanjutkan menggunakan jadwal pengganti dari penyedia transportasi, kompensasi diberikan sesuai dengan harga tiket perjalanan pada jadwal yang seharusnya, berdasarkan ketentuan perlindungan.
Ada pula manfaat untuk kondisi keterlambatan saat kedatangan. Jika kereta tiba lebih lambat dari jadwal yang tercantum pada tiket, pelanggan dapat memperoleh penggantian tunai sebesar 50 persen dari harga tiket dengan nilai maksimal Rp400 ribu. Besaran manfaat tersebut mengikuti durasi perjalanan yang dipilih dan ketentuan yang berlaku.
Untuk mendapatkan perlindungan tersebut, pelanggan dapat menyisihkan premi mulai dari Rp1.000 per penumpang. Namun, sebelum membeli, wisatawan tetap disarankan membaca detail manfaat, syarat, ketentuan, serta pengecualian yang berlaku agar memahami cakupan perlindungan secara menyeluruh.
Terlepas dari adanya perlindungan perjalanan, wisatawan tetap perlu melakukan persiapan dengan baik. Ada beberapa hal yang dapat dilakukan agar perjalanan menggunakan kereta berjalan lebih lancar.
Pertama, periksa kembali jadwal keberangkatan sebelum berangkat. Pastikan waktu perjalanan sesuai dengan agenda yang telah dibuat, terutama jika wisatawan memiliki jadwal lanjutan setelah tiba di tujuan.
Kedua, datang lebih awal ke stasiun. Selain memberikan waktu untuk menemukan peron dan melakukan proses keberangkatan, datang lebih awal juga dapat mengurangi risiko tertinggal kereta akibat kendala yang tidak terduga.
Ketiga, hindari membuat jadwal perjalanan yang terlalu berdekatan. Jika setelah turun dari kereta masih ada agenda lain, berikan jeda waktu yang cukup. Jarak waktu tersebut dapat menjadi cadangan apabila terjadi keterlambatan selama perjalanan.
Keempat, simpan dokumen perjalanan dengan baik. Tiket, identitas, bukti transaksi, serta dokumen lain yang berkaitan dengan perjalanan sebaiknya mudah diakses apabila sewaktu-waktu dibutuhkan.
Kelima, pahami perlindungan perjalanan yang dimiliki. Jika menggunakan produk perlindungan perjalanan, pastikan mengetahui cara mengajukan klaim dan dokumen yang perlu disiapkan. Pada program On-Time Guarantee, pengajuan klaim dapat dilakukan secara online melalui portal klaim.
Dengan persiapan yang matang, perjalanan menggunakan kereta dapat menjadi pengalaman yang lebih nyaman. Wisatawan tidak hanya perlu memikirkan destinasi yang akan dikunjungi, tetapi juga mempersiapkan berbagai kemungkinan yang dapat terjadi selama perjalanan.
Perlindungan perjalanan pun dapat menjadi salah satu pilihan untuk membantu menghadapi risiko tertentu. Wisatawan tetap perlu memahami setiap manfaat dan ketentuan yang berlaku sebelum memilih produk perlindungan agar dapat disesuaikan dengan kebutuhan perjalanan masing-masing.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
