Paus Leo XIV Mendesak Para Pemimpin Tidak Bersikap Acuh Tak Acuh Terhadap Penderitaan di Timur Tengah


JAKARTA – Pemimpin Gereja Katolik Dunia Paus Leo XIV pada Hari Jumat mendesak para pemimpin untuk tidak bersikap acuh tak acuh terhadap penderitaan di Timur Tengah, serta menyerukan dialog dan diplomasi di tengah perang yang melibatkan Iran dan Lebanon.

“Kita tidak boleh tinggal diam terhadap penderitaan yang melukai martabat manusia dan berseru kepada Tuhan memohon keadilan,” ujar Paus Leo XIV, merujuk pada situasi di Timur Tengah, seperti melansir Anadolu (25/9).

“Situasi gawat” yang terjadi di kawasan tersebut seharusnya “menggugah setiap orang untuk melakukan pertobatan hati yang sejati dan perubahan sikap,” lanjutnya.

“Oleh karena itu, saya mendesak Anda untuk tidak pernah pasrah menerima kemungkinan perang dengan menganggapnya sebagai sesuatu yang tak terelakkan, melainkan terus-menerus mengupayakan dialog dan diplomasi,” seru Paus Leo.

Hal tersebut disampaikan Paus Leo XIV saat melakukan kunjungan empat hari ke Prancis, yang dimulai pada Hari Jumat dengan kedatangannya di Bandara Paris-Orly dan disambut Presiden Emmanuel Macron.

Lebih lanjut Paus Leo XIV juga memperingatkan tentang risiko yang ditimbulkan oleh kecerdasan buatan (AI), seraya menyatakan adanya “kebutuhan mendesak” untuk memastikan umat manusia tidak kehilangan jati diri di tengah apa yang ia gambarkan sebagai “surga mesin” yang semakin membentuk kehidupan sehari-hari.

Meskipun perkembangan teknologi telah secara signifikan meningkatkan taraf hidup, hal itu juga memicu diskusi mengenai “sisi ambigu teknologi, yang dapat menimbulkan dampak buruk jika tidak digunakan untuk kebaikan,” kata Paus Leo.

Ia merujuk pada esai karya penulis Prancis Georges Bernanos tahun 1947 berjudul “France Against the Robots”, seraya memperingatkan perlunya menghindari “surga mesin” tersebut dan melestarikan tradisi pembentukan individu yang bebas serta bertanggung jawab penuh atas tindakan mereka.

“Ada kebutuhan mendesak untuk melatih pikiran agar memiliki kemampuan pertimbangan etis, yang mampu mengenali apa yang baik secara moral,” ujarnya.

Agenda kunjungannya juga mencakup kunjungan ke kantor pusat UNESCO, perayaan di Katedral Notre-Dame de Paris, serta acara renungan bersama kaum muda di Stade de France.

Paus Leo XIV selanjutnya akan melakukan perjalanan ke Lourdes dan Metz sebelum kembali ke Roma pada hari Senin.

Diketahui, kunjungan ini merupakan perjalanan apostolik pertama seorang Paus ke Prancis sejak tahun 2008.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *