Ekonomi Rusia Tumbuh 0,2 Persen, Putin Sebut Kondisinya Tetap Stabil


JAKARTA – Ekonomi Rusia tumbuh 0,2 persen dalam lima bulan pertama 2026. Presiden Vladimir Putin tetap menyebut kondisi ekonomi negaranya stabil dan kesulitan di sektor energi hanya bersifat sementara.

Anadolu Agency dikutip Kamis, 23 Juli, menyebut Putin menyampaikan pernyataan itu dalam pertemuan mengenai masalah ekonomi di Moskow pada Rabu.

Mengutip perkiraan awal Kementerian Pembangunan Ekonomi Rusia, Putin mengatakan ekonomi negaranya tumbuh 0,3 persen pada Mei dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

“Kondisi ekonomi dalam negeri dan sektor-sektor utamanya stabil. Kesulitan yang diciptakan bagi kami di pasar bahan bakar hanya sementara dan tidak mampu memengaruhi dinamika ekonomi secara keseluruhan,” kata Putin.

Putin menyebut ada upaya dari luar untuk mengganggu sektor bahan bakar dan energi Rusia.

Menurut Putin, permintaan dalam negeri dari pemerintah, dunia usaha, dan rumah tangga masih menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan.

Putin juga mengatakan kondisi keuangan pemerintah tetap stabil. Anggaran federal Rusia mencatat surplus 196 miliar rubel atau sekitar 2,5 miliar dolar AS pada Juni.

Surplus itu ditopang kenaikan penerimaan dari sektor minyak dan gas serta penerimaan nonmigas.

Di sisi lain, Putin menyoroti defisit anggaran daerah yang masih berlanjut. Ia memerintahkan perpanjangan tenggat pembayaran pinjaman.

Putin mengatakan pemerintah tetap memprioritaskan upaya memulai siklus investasi baru dan mempercepat perubahan struktur ekonomi.

Langkah tambahan akan dibahas secara terpisah dan dalam pertemuan Dewan Pembangunan Strategis dan Proyek Nasional pada Agustus.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *