JAKARTA – Ducati Indonesia secara resmi menambah portofolionya dengan meluncurkan DesertX V2, yang memang sebelumnya diperkenalkan secara global melalui ajang Ducati World Première 2026 yang berlangsung di Bologna pada Februari lalu.
Sebagai generasi kedua dari motor adventure enduro Ducati, DesertX V2 hadir dengan pembaruan menyeluruh, mulai dari penggunaan mesin V2 terbaru hingga rangka monokok yang sepenuhnya didesain ulang. Dirancang untuk menjawab kebutuhan para petualang, DesertX V2 dibekali suspensi baru dengan performa yang lebih tinggi serta berbagai penyempurnaan yang menjadikannya lebih tangguh, lebih andal, dan semakin optimal untuk melibas medan offroad.
Selain itu, paket elektronik yang lengkap dan canggih, termasuk berbagai mode berkendara yang dirancang khusus untuk penggunaan off-road, memungkinkan pengendara dari berbagai tingkat kemampuan untuk mengembangkan teknik berkendara layaknya seorang profesional.
COO Ducati Indonesia, Eja Donalsha, mengatakan kehadiran DesertX V2 di Indonesia merupakan bagian dari strategi bisnis Ducati Indonesia.
“Tentunya untuk terus menghadirkan produk-produk terbaik yang sesuai dengan kebutuhan para Ducatisti di Indonesia,” katanya, dalam keterangan resminya yang diterima, Jumat, 19 Juni.
Dari sisi jantung pacu, DesertX dibekali V2 890 cm3 terbaru adalah mesin dua silinder paling ringan dengan empat katup per silinder yang pernah diproduksi oleh Ducati dan, berkat sistem IVT (Variable Intake Valve Timing) yang unik di segmennya, mesin ini menghasilkan tenaga besar di seluruh rentang penggunaan dengan respons yang cepat setiap kali gas dibuka.
Tenaganya sampai 110 hp dan merupakan kombinasi sempurna antara efektivitas off-road dan kesenangan berkendara di jalan raya. Torsi maksimumnya mencapai 92 Nm, dengan kurva yang lebih stabil dibandingkan model sebelumnya.
Ducati DesertX terbaru dilengkapi dengan paket elektronik generasi terbaru berbasis platform inersia 6-sumbu dan dikembangkan khusus untuk penggunaan off-road berkat pengalaman para pembalap dan penguji Ducati. Sistem ini mendeteksi roll, pitch dan yaw secara real time, sehingga memungkinkan intervensi yang cepat, presisi, dan terkalibrasi pada seluruh sistem kontrol, seperti Cornering ABS, Ducati Traction Control (DTC), Ducati Wheelie Control (DWC), dan Engine Brake Control (EBC).
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
