JAKARTA – Petenis muda Filipina, Alexandra Eala, menciptakan kejutan besar di turnamen Berlin Open 2026 dengan mengalahkan petenis peringkat kedua dunia, Elena Rybakina, dalam pertandingan dua set langsung.
Eala tampil luar biasa dengan membalikkan keadaan setelah sempat tertinggal pada set pertama dan mengunci kemenangan dengan skor 7-5 dan 6-4 dalam waktu satu jam 32 menit pada Kamis, 18 Juni 2026, waktu setempat.
Ini kemenangan kelima dalam kariernya atas pemain yang masuk daftar 10 besar dunia. Semua lima kemenangan Eala atas pemain top 10 juga diraih lewat kemenangan dua set langsung, termasuk empat kemenangan melawan pemain top lima.
Selain itu, hasil tersebut membawa Eala melaju ke babak perempat final dalam penampilan perdananya di turnamen tersebut.
“Saya masih sedikit tidak percaya dengan apa yang terjadi. Saya masih gemetar, bahkan ketika berada di match point tadi. Saya sangat senang dengan hasil hari ini. Pertandingan ini bisa saja berakhir berbeda karena ada momen-momen ketat di kedua set,” ujar Eala, dilansir situs WTA.
Pertemuan di Berlin merupakan duel kedua antara Eala dan Rybakina di WTA Tour. Dengan kemenangan tersebut, rekor pertemuan mereka kini imbang 1-1.
Kemenangan atas Rybakina diraih berkat kombinasi permainan cerdas, keberanian mengambil risiko, serta ketenangan Eala di momen-momen penting.
Petenis berusia 21 tahun itu sempat kesulitan menghadapi start agresif Rybakina yang langsung tampil dominan sejak awal pertandingan.
Rybakina membuka laga dengan sangat kuat, mencatatkan tiga ace pada gim pertama dan langsung unggul 4-1 berkat servis keras serta permainan agresifnya. Namun, Eala perlahan mulai menemukan ritmenya dan mampu mengubah jalannya pertandingan.
“Saya pikir servis saya membantu mendapatkan beberapa poin mudah. Saya juga mencoba mengembalikan bola dengan baik. Dia mencetak banyak ace di awal pertandingan. Jadi, bagi saya yang terpenting ialah membuat bola tetap dalam permainan,” kata Eala.
Strategi tersebut berhasil. Eala mulai menekan Rybakina dengan konsistensi permainan dan memaksa lawannya melakukan lebih banyak kesalahan. Ia mendapatkan break pertama setelah pukulan backhand menyusur garis membuat skor menjadi 4-3, lalu menyamakan kedudukan 4-4 melalui servis kuatnya.
Momentum Eala semakin besar ketika kesalahan forehand Rybakina membuatnya mendapatkan break untuk unggul 6-5. Meski Rybakina sempat menyelamatkan satu set point, kesalahan tidak terpaksa ke-23 dari petenis Kazakstan itu akhirnya memberikan set pertama kepada Eala.
Pada set kedua, Eala tetap tampil berani. Ia mencuri servis Rybakina untuk unggul 2-1 dan mampu mempertahankan tekanan meskipun lawannya sempat menyelamatkan tiga peluang break. Salah satu pukulan terbaiknya terjadi saat ia melepaskan forehand winner silang untuk menjaga keunggulan 5-3.
Pada akhir pertandingan, Eala tetap tenang meski Rybakina berusaha bangkit. Setelah menyelamatkan tekanan pada kedudukan 15-30, Eala melepaskan ace keempatnya sebelum menutup laga melalui kesalahan terakhir Rybakina.
Kemenangan tersebut menjadi lanjutan tren positif Eala di lapangan rumput musim 2026. Setelah meraih gelar terbesar dalam kariernya di WTA 125 Birmingham, Eala kini mencatatkan rekor delapan kemenangan dan satu kekalahan di lapangan rumput tahun ini.
Pada babak perempat final nanti, Eala akan menghadapi unggulan keenam Elina Svitolina dalam pertemuan pertama mereka. Svitolina mencapai babak delapan besar dengan mengalahkan petenis Jerman, Eva Lys.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
