JAKARTA – Miley Cyrus mengungkap percakapan terakhirnya dengan ibu baptisnya, Dolly Parton, sebelum legenda musik country itu meninggal pada 25 Agustus. Percakapan tersebut ternyata membahas album terbaru Cyrus, “Bass Persuades”.
Menurut USA Today, dikutip Jumat, 18 September, Miley Cyrus menceritakan momen itu dalam wawancara Apple Music yang diterbitkan Kamis, 17 September. Penyanyi berusia 33 tahun itu mengatakan Parton selalu menjadi orang pertama yang dikirimi piringan hitam albumnya setelah selesai dicetak.
Percakapan terakhir mereka terjadi ketika Miley Cyrus memperlihatkan album ke-10 miliknya kepada Parton. “Bass Persuades” dirilis pada 18 September.
“Saya hanya berusaha menahan diri, tetapi saat kami berbicara, yang ternyata menjadi percakapan terakhir kami, saya sebenarnya sedang bercerita kepadanya tentang album ini,” kata Miley Cyrus kepada pewawancara Zane Lowe.
Menurut Miley Cyrus, perbedaan karakter justru membuat hubungannya dengan Parton begitu dekat. Ia mengatakan Parton dikenal lewat rambut, riasan, dan penampilan panggung yang mencolok, tetapi tetap memiliki keaslian yang membuat banyak orang tertarik kepadanya.
Miley Cyrus juga mengaku banyak belajar dari pelantun “Jolene” itu sejak keduanya tampil dalam serial Disney Channel “Hannah Montana”. Salah satunya adalah bagaimana seseorang bisa memiliki persona atau sosok panggung tanpa kehilangan jati dirinya.
Miley Cyrus kemudian mengenang nasihat Parton setelah dirinya menangis saat membawakan “End of the World” dalam program Netflix “My Next Guest Needs No Introduction” pada Juni 2024.
“Dia bilang, ‘Musik adalah pelarian. Biarkan mereka yang menangis. Kamu harus terus menyelesaikannya,’” kata Miley Cyrus. Ia mengakui sulit menahan emosi, tetapi mengatakan Parton tetap menerima dirinya apa adanya.
Miley Cyrus juga mengenang saat menyanyikan “I Will Always Love You” bersama Parton dan tak mampu menahan tangis. Menurut dia, sebagian orang yang menjadi pegangan penting dalam hidupnya berasal dari generasi yang lebih tua dan tidak akan selalu ada untuk dimintai nasihat.
“Mereka telah membangun, bata demi bata, jalan yang sekarang saya lalui. Dan mereka tidak akan selalu ada untuk saya telepon dan bertanya, ‘Sekarang saya harus bagaimana?’ Hal itu selalu saya lakukan dengan Dolly,” ujarnya.
Parton juga pernah membujuk Miley Cyrus agar tampil di Grammy Awards ketika ia merasa masih membutuhkan waktu untuk beristirahat dan memulihkan diri. Menurut Miley Cyrus, Parton menyarankannya menata rambut, mengenakan gaun yang disukai, lalu masuk ke persona panggungnya.
Miley Cyrus pertama kali tampil di Grammy pada 2009 bersama Taylor Swift. Ia kembali tampil bersama Elton John pada 2018 dan bersama Parton pada 2019.
Pada 2024, Cyrus membawakan “Flowers” beberapa saat setelah memenangkan Record of the Year, yang menjadi Grammy pertamanya.
Setelah Parton meninggal, Miley Cyrus mengunggah penghormatan melalui Instagram. Ia mengatakan salah satu percakapan terakhir mereka membahas musik dan perubahan.
“Apa yang saya tahu, Dolly pasti ingin saya merasakannya, menulis lagu tentangnya, lalu melanjutkan hidup dan tetap kuat,” tulis Miley Cyrus. “Saya akan selalu mencintainya dan ingin membuatnya bangga.”
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
