Resmi, Carrick Jadi Manajer Man Utd, Ini Alasannya


JAKARTA – Manchester United resmi menjadikan Michael Carrick sebagai manajer tetap. Keberhasilan Carrick membawa Man Utd kembali berlaga di Liga Champions menjadi referensi penting klub untuk tetap menangani Bruno Fernandes dkk.

Carrick menjadi manajer interim menggantikan Ruben Amorim yang dipecat pada Januari lalu. Tak dinyana, Carrick sukses membereskan performa tim yang masih labil saat ditinggalkan Amorim.

Bagaimana tidak, Carrick membawa Man Utd mengalahkan tim-tim papan atas di antaranya, Manchester City, Arsenal, Chelsea hingga Liverpool. Selama 16 pertandingan di Premier League Inggris di bawah Carrick, Man Utd menang 11 kali. Alhasil, Man Utd bisa menduduki peringkat tiga sehingga kembali berlaga di Liga Champions musim depan.

Performa mengesankan Man Utd menjadikan Carrick mendapat kontrak berdurasi dua tahun. Dirinya pun sah menjadi manajer tetap Red Devils. Dan penetapan Carrick memang tak menemui hambatan berarti meski klub sempat mengajukan sejumlah nama seperti Andoni Iraola, manajer Bournemouth dan Oliver Glasner yang sukses menangani Crystal Palace. Tak hanya itu, pelatih timnas Jerman Julian Nagelsmann dan bahkan Xabi Alonso juga masuk kandidat.

Menariknya, klub ternyata tidak pernah mengajukan penawaran secara resmi kepada mereka. Menurut sumber The Sun di Man Utd, Direktur Olahraga Jason Wilcox ternyata sudah sejak awal menyiapkan skenario bahwa Carrick yang menjadi manajer.

Rencana itu kemudian dibeberkan di hadapan CEO klub, Omar Berrada. Rupanya Berrada mendukung rencana Wilcox. Apalagi, Man Utd menunjukkan performa ciamik sehingga Carrick seperti tanpa pesaing.

Ini yang menjadikan Wilcox tak pernah memberikan penawaran resmi kepada para kandidat meski nama-nama itu sudah bermunculan di media.

Wilcox sendiri yang kemudian membawa nama Carrick kepada Sir Jim Ratcliffe dan keluarga Glazer sebagai pemegang saham mayoritas. Ratcliffe pun bersikap sama dengan Berrada yang langsung menyatakan bahwa Carrick harus tetap di Man Utd. Selain kinerjanya yang memuaskan, Carrick seperti Ole Gunnar Solskjaer, memang figur populer di klub dan fans.

“Manchester United dengan senang hati mengumumkan Michael Carrick tetap melanjutkan sebagai manajer tim pertama setelah menandatangani kontrak hingga 2028,” demikian penjelasan resmi klub.

“Pencapaian Michael yang membawa klub kembali ke Liga Champions sesungguhnya tak bisa diabaikan,” ujar Wilcox.

“Dia juga membangun kesatuan dan kebersamaan dengan pemain dan mampu menghidupkan kultur menang di Carrington [markas latihan klub] dan ruang ganti. Dan, kami akan terus meningkatkannya,” ucap dia.

Carrick bergabung dengan Man Utd pada 2006 setelah direkrut dari Tottenham Hotspur. Dirinya langsung menjadi andalan dan salah satu pemain kesayangan Sir Alex Ferguson. Dirinya tercatat 464 kali bermain untuk Man Utd dan memenangi Premier League lima kali. Dia juga membawa tim menjuarai Liga Champions 2008 dan empat kali memenangi Piala FA.

Carrick menjadi pemain Man Utd selama 12 tahun. Dirinya memang tidak meninggalkan klub karena kemudian menjadi asisten Jose Mourinho dan Solskjaer saat menangani Man Utd.

Carrick juga sempat menjadi manajer sementara pada 2021 sebelum meninggalkan Old Trafford untuk menangani Middlesbrough pada 2022. Dia kemudian diberhentikan Boro pada 2025 dan masih menganggur saat diserahi tugas menggantikan Amorim.

Tak dinyana, Carrick berhasil mengangkat performa tim sehingga dia diganjar menjadi manajer tetap. Apalagi, dia juga mendapat dukungan dari pemain, termasuk Amad Diallo dan Matheus Cunha. Dia juga berhasil membujuk Kobbie Mainoo untuk bertahan dan akhirnya menandatangani kontrak jangka panjang di Man Utd.

“Sejak pertama kali saya datang ke sini 20 tahun lalu, saya sudah merasakan magis dari Manchester United,” kata Carrick.

“Mendapat tanggung jawab memiliki klub bola yang istimewa ini jelas membuat saya bangga. Selama lima bulan terakhir, para pemain juga menunjukkan mereka mampu mencapai standar dan kebersamaan serta determinasi yang kami inginkan,” ucapnya lagi.

Carrick juga tak ingin berleha-leha begitu menandatangani kontrak anyar. “Saatnya kami untuk bergerak maju bersama-sama dengan ambisi dan target yang jelas. Manchester United dan suporter kami yang luar biasa pantas untuk bersaing memperebutkan penghargaan yang terbaik,” kata Carrick.

Carrick tidak hanya figur populer di klub dan meraih sukses, tetapi juga menunjukkan sikap yang rendah hati. Dirinya juga kerap menyambangi tim akademi saat berlatih maupun bertanding. Berbeda dengan Amorim yang tak pernah datang melihat tim-tim yunior, Carrick sering terlihat menyaksikan tim U-18 dan U-21. Selain itu anaknya, Jacey, masuk akademi Man Utd.

Menurut The Sun faktor yang sesungguhnya tak penting seperti kebiasaan Carrick datang ke tempat latihan tim yunior membuat staf klub terkesan. Ini yang menjadikan Carrick langsung ditunjuk sebagai manajer.





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *