Presiden Macron Perintahkan Perlindungan Infrastruktur Prancis


JAKARTA – Presiden Emmanuel Macron pada Hari Jumat mengatakan, ancaman yang ditimbulkan oleh operasi terselubung Rusia semakin meningkat di seluruh Eropa, dan ia telah memerintahkan langkah-langkah untuk melindungi infrastruktur vital Prancis dari “serangan hibrida” Rusia yang kian marak.

“Ancaman hibrida Rusia terhadap warga Eropa dan Prancis telah meningkat intensitasnya,” ujarnya usai pertemuan dengan para pemimpin politik Prancis, menjelang keberangkatannya ke Sidang Umum PBB pekan depan, seperti melansir Al Arabiya dari AFP (18/9).

Menteri Dalam Negeri Prancis telah bertemu dengan para prefek regional untuk meningkatkan “kewaspadaan dalam menanggapi serangan hibrida Rusia,” kata Presiden Macron setelah pertemuan dengan para calon presiden dan pemimpin partai menjelang pemilihan umum tahun depan.

Ia mengatakan telah memerintahkan “pemerintah untuk menyusun rencana guna melindungi infrastruktur vital kita” serta lokasi industri pertahanan dan teknologi yang “paling sensitif” dari serangan pesawat nirawak (drone) dan serangan siber.

Presiden Prancis itu menyatakan, terlepas dari ancaman Rusia, Prancis akan terus mendukung Ukraina menyusul invasi skala penuh Rusia terhadap negara yang pro-Barat tersebut pada Februari 2022.

Ia juga menegaskan Prancis akan merespons serangan terselubung Rusia tersebut.

“Hal ini tidak akan dibiarkan tanpa tanggapan,” kata Presiden Macron, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

“Tujuannya adalah untuk mengintimidasi kita dan menggagalkan upaya mendukung rakyat Ukraina. Namun, dampaknya justru akan sebaliknya,” lanjutnya.

“Kita tidak merasa terintimidasi, karena kita tahu bahwa yang dipertaruhkan di Ukraina saat ini adalah keamanan kita sendiri,” tandas Presiden Macron.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *