Pemerintah Kaji Drone untuk Operasi Modifikasi Cuaca


JAKARTA — Pemerintah mengkaji penggunaan drone dalam operasi modifikasi cuaca untuk menangani kebakaran hutan dan menjaga cadangan air selama El Nino. Teknologi itu dipertimbangkan agar operasi lebih efisien dan tepat sasaran.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan metode operasi modifikasi cuaca terus dikembangkan. Pemerintah tidak hanya mengandalkan cara konvensional yang selama ini digunakan.

“Ke depan, dengan perkembangan teknologi, misalnya drone dan yang lain, ini bisa meningkatkan efisiensi sekaligus efektivitas operasi modifikasi cuaca,” kata AHY seusai rapat bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 28 Juli.

Operasi itu akan digunakan untuk dua kepentingan. Pertama, membantu penanganan titik api. Kedua, menjaga debit air bendungan, waduk, dan danau tetap aman selama musim kemarau.

Menurut AHY, operasi modifikasi cuaca sebenarnya telah dilakukan. Pemerintah kini terus membuat simulasi dan proyeksi kebutuhan untuk beberapa pekan hingga beberapa bulan ke depan.

Pelaksanaannya akan melibatkan BMKG, BNPB, pemerintah daerah, serta instansi terkait lainnya.

AHY belum menjelaskan waktu penerapan drone, lokasi uji coba, maupun skema operasinya. Pemerintah masih membahas teknologi yang paling efektif untuk menghadapi risiko El Nino dan kebakaran hutan.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *