Menteri PKP Tambah Bedah Rumah di Bogor dengan Sasaran 746 Ribu RTLH


JAKARTA – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Siraitmenyatakan siap menambah alokasi bedah rumah di Kabupaten Bogor guna mempercepat penanganan 746.000 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) melalui evaluasi kesiapan daerah.

Maruarar mengungkapkan Kabupaten Bogor merupakan daerah berpenduduk terbesar di Indonesia dengan sekitar 5,76 juta jiwa sehingga kebutuhan peningkatan kualitas hunian menjadi perhatian pemerintah.

“Tadibacklog yang tidak punya, yang RTLH (di Bogor) ada 746 ribu, masih besar sekali,” kata Menteri PKP usai menerima kunjungan Bupati Bogor Rudy Susmanto di Jakarta, Jumat 24 Juli malam, dikutip Antara.

Berdasarkan hasil evaluasi, Kabupaten Bogor masih memiliki sekitar 746 ribu RTLH sehingga diperlukan percepatan penanganan melalui kolaborasi pemerintah pusat dan pemerintah daerah secara berkelanjutan.

Maruarar menyebut jumlah bantuan bedah rumah di Kabupaten Bogor meningkat signifikan dari 1.346 unit pada tahun lalu menjadi sedikitnya 6.396 unit pada tahun ini.

Menurutnya, peningkatan alokasi tersebut menunjukkan komitmen pemerintah mempercepat pengurangan rumah tidak layak huni, sekaligus mendorong pemerataan akses masyarakat terhadap hunian yang layak dan aman.

Maruarar mengatakan pemerintah masih membuka peluang menambah alokasi bantuan apabila hasil evaluasi menunjukkan kesiapan daerah melaksanakan program secara tepat sasaran, cepat, dan berkualitas.

Ia menambahkan kepastian mengenai tambahan alokasi bantuan akan diputuskan paling lambat pekan depan setelah seluruh hasil evaluasi terhadap kesiapan Kabupaten Bogor selesai dilakukan pemerintah.

“Nanti kita pelajari kesiapannya. Kalau memang siap, kita masih ada alokasi. ​​​​​Minggu depan kita kasih kepastiannya,” tutur Ara, sapaan MaruararSirait.

Ia juga memastikan pemerintah akan menggelar kegiatan Kredit Usaha Rakyat (KUR) perumahan di Kabupaten Bogor pada Oktober mendatang untuk memperkuat ekosistem sektor perumahan dan pelaku usaha pendukung.

Bupati Bogor Rudy Susmantomengapresiasi dukungan pemerintah pusat yang meningkatkan bantuan bedah rumah bagi masyarakat di daerahnya melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (PBSPS) tahun ini.

Rudy mengatakan peningkatan alokasi menjadi sedikitnya 6.396 unit merupakan sejarah baru bagi Kabupaten Bogor, sekaligus penyemangat mempercepat pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan hunian layak.

“Minimal 6.396 rumah. Dan tadi Pak Menteri juga ada rencana untuk menambah jumlah alokasi, tentu akan melihat nanti evaluasi ke depan seperti apa. Tapi ini menjadi sebuah penyemangat bagi kita untuk terus melayani masyarakat lebih baik,” ucap Rudy.

Ia menilai kolaborasi pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi kunci mempercepat penyelesaian persoalan RTLH mengingat besarnya jumlah penduduk dan kebutuhan perumahan di Kabupaten Bogor.

Pemerintah berharap peningkatan bantuan bedah rumah serta peluang penambahan alokasi mampu mempercepat pengurangan RTLH sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kabupaten Bogor secara berkelanjutan.

“Ini sejarah baru Kabupaten Bogor, kita mendapat bantuan untuk pembangunan RTLHmelalui PBSPS sejumlah minimal 6.396 unit,” kata Rudy.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *