Rumah Wahid Hasyim Akan Direvitalisasi, Matraman Disiapkan Jadi Kawasan Sejarah


JAKARTA – Kementerian Kebudayaan menyiapkan revitalisasi rumah bersejarah Wahid Hasyim di kawasan Matraman, Jakarta. Proyek itu tidak hanya menyentuh bangunan, tetapi juga akan memperkuat koleksi, ruang pamer, dan cerita sejarah keluarga Wahid.

Rencana tersebut dibahas Menteri Kebudayaan Fadli Zon bersama Direktur Wahid Institute Yenny Wahid di Kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta, Kamis, 23 Juli.

Rumah Wahid Hasyim yang kini digunakan sebagai kantor Wahid Foundation merupakan bangunan cagar budaya. Karena itu, proses revitalisasi harus mempertahankan keaslian bangunan dan mengikuti prinsip pelestarian.

“Hal yang penting jangan hanya renovasi fisik, isi dan narasinya juga harus kuat,” kata Fadli.

Menurut Fadli, museum tidak cukup hanya menyajikan bangunan lama. Pengunjung juga perlu memahami perjalanan tokoh dan peristiwa yang terkait dengan tempat tersebut.

Kementerian Kebudayaan menyatakan siap membantu penyusunan konsep kuratorial, alur cerita, penataan ruang pamer, serta pengembangan narasi mengenai Wahid Hasyim dan Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

Pembahasan juga mencakup pengembangan Matraman sebagai kawasan sejarah. Selain rumah Wahid Hasyim, kawasan itu memiliki sejumlah bangunan yang berkaitan dengan tokoh nasional dan peristiwa penting pada awal kemerdekaan.

Salah satunya adalah rumah keluarga Margono Djojohadikusumo yang disebut pernah menjadi lokasi awal pembentukan Badan Keamanan Rakyat atau BKR.

Fadli menilai sejumlah situs bersejarah di Matraman dapat dirangkai dalam satu jalur cerita. Dengan pola itu, masyarakat tidak hanya mendatangi satu bangunan, tetapi juga memahami hubungan antartokoh dan peristiwa di kawasan tersebut.

Pertemuan itu turut membahas penguatan Museum Islam Indonesia Hasyim Asy’ari di Tebuireng, Jombang, Jawa Timur.

Narasi museum akan disempurnakan agar perjalanan Kiai Hasyim Asy’ari, berdirinya Nahdlatul Ulama, Resolusi Jihad, perkembangan NU, hingga masa Gus Dur tersaji lebih jelas dan runtut.

Rencana revitalisasi masih berada pada tahap pembahasan konsep. Kementerian belum memerinci jadwal pekerjaan, kebutuhan anggaran, maupun waktu pembukaan kembali rumah Wahid Hasyim untuk masyarakat.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *