JAKARTA – Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Kuwait mengungkapkan tiga pos perbatasan dan satu unit anjungan minyak lepas pantainya diserang selama baku tembak terbaru antara Amerika Serikat (AS) dan Iran pada Minggu 12 Juli waktu setempat.
“Tiga pos perbatasan darat di utara negara itu menjadi sasaran serangan pengecut, yang mengakibatkan kerusakan material,” bunyi pernyataan Kemenhan Kuwait, dikutip AFP Senin 13 Juli.
Meski demikian, Kemenhan Kuwait tidak menyebutkan asal serangan yang membuat infrastruktur di negaranya itu mengalami kerusakan.
Kemenhan Kuwait menambahkan fasilitas energinya juga rusak imbas baku tembak terbaru antara AS-Iran.
“Anjungan pengeboran lepas pantai milik Perusahaan Minyak Kuwait… menjadi sasaran drone musuh, yang mengakibatkan kerusakan material dan cedera pada seorang pekerja,” demikian pernyataan.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
