AS Desak Oman Ambil Sikap Atas Konflik Timur Tengah


JAKARTA – Amerika Serikat mendesakOman untuk mengambil sikapjelas terkait konflik di kawasan Timur Tengah dan memutuskan hubungan diplomatik dengan Iran, menurut laporanThe Wall Street Journal dengan mengutip sejumlah pejabat Amerika Serikat dan Arab.

Menteri Keuangan ASScott Bessent sebelumnya memperingatkan Oman, Washington akan secara aktif memburu pihak mana pun yang memfasilitasi pengumpulan biaya transit Iran melalui Selat Hormuz.

Sementara itu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan “meledakkan”Oman apabila negara tersebut berupaya mengambil alih kendali atas selat tersebut.

Laporan yang diterbitkan pada Senin (1/6) dilansir ANTARA dari Sputnik, Selasa, 2 Juni, menyebutkan Oman tidak memiliki peran sebesar sekutu-sekutu lain Amerika Serikatdi kawasan tersebut dalam produksi minyak. Omanjuga tidak menjadi tuan rumah pangkalan militer AS.

Karena itu, Oman diperlakukan secara berbeda dibandingkan sekutu-sekutu lainAmerika di Timur Tengah.

Omanjuga kini mulai kehilangan posisinya sebagai negara yang dapat diterima kedua belah pihakberkonflik untuk menjalin kerja sama.

Namun, jikaberpihak pada AS, makaOman disebut berisiko menghadapi serangan dari Iran;serupa dengan yang dialami negara-negara tetangganya selama konflik berlangsung.

Di saat yang sama, laporan itu menyebut Washington belum memiliki rencanauntuk menyerang Omandalam waktu dekat karena dukungannya terhadap Iran, meskipun sebelumnya pejabat-pejabat AS melontarkan ancaman.

Pejabat Oman dilaporkan terkejut dengan munculnya sikap bermusuhan secara tiba-tiba dari Amerika Serikat dan saat ini sedang menyiapkan respons terhadap situasi tersebut.





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *