Bolehkah Minum Kolagen Setiap Hari? Ini Penjelasannya


YOGYAKARTA – Kolagen menjadi salah satu suplemen yang cukup populer karena sering dikaitkan dengan kesehatan kulit dan tulang. Protein ini sebenarnya diproduksi secara alami oleh tubuh, tetapi jumlahnya mulai menurun seiring bertambahnya usia, dimulai ketika memasuki usia 25-30 tahun.

Inilah yang membuat sebagian orang memilih suplemen kolagen sebagai tambahan untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Lantas, apakah boleh minum kolagen setiap hari? Jawabannya bergantung pada jenis kolagen, tujuan penggunaannya, serta kondisi kesehatan masing-masing orang. Lebih jelasnya, berikut pembahasannya.

Bolehkah Minum Kolagen Setiap Hari?

Kolagen sebenarnya dapat diperoleh melalui makanan yang kita konsumsi sehari-hari. Masalahnya, tidak semua jenis makanan mengandung kolagen, sehingga suplemen dapat menjadi salah satu alternatif sumber kolagen harian.

Salah satu manfaat yang paling banyak diteliti berkaitan dengan kesehatan kulit. Suplementasi kolagen berpotensi membantu meningkatkan elastisitas dan kelembapan kulit sekaligus mengurangi kerutan dan tekstur kasar. Selain itu, kolagen juga berperan dalam proses penyembuhan luka.

Selain kulit, kolagen juga dapat membantu mendukung kesehatan tulang dan persendian. Misalnya, pada penderita osteoartritis, kolagen berpotensi membantu mengurangi kekakuan dan rasa sakit pada persendian. Kandungan asam amino glisin di dalamnya juga berperan dalam pembentukan kreatin yang berkaitan dengan performa olahraga serta pertumbuhan dan pemulihan otot.

Secara umum, suplemen kolagen aman dikonsumsi setiap hari oleh orang yang sehat. Dilansir dari Health, konsumsi kolagen terhidrolisis atau hydrolyzed collagen dalam dosis 2,5-15 gram per hari dapat dikonsumsi hingga 12 minggu. Kolagen jenis ini telah dipecah menjadi rantai asam amino yang lebih kecil sehingga lebih mudah diserap tubuh. Dalam hal ini, sebagian besar produk yang beredar menggunakan kolagen terhidrolisis.

Meski demikian, perlu diingat kebutuhan kolagen setiap orang tidak selalu sama, disesuaikan dengan tujuan konsumsi. Misalnya, dosis untuk mendukung kesehatan tulang dan persendian sekitar 5-10 gram per hari atau sekitar 15 gram untuk meningkatkan massa dan kekuatan otot. Sementara untuk kesehatan kulit bisa lebih rendah dari itu.

Saat memilih suplemen, perhatikan sumber dan jenis kolagen yang digunakan karena produk dapat berasal dari sapi, ayam, ikan, atapun telur. Anda juga perlu memperhatikan label “vegan collagen” karena banyak produk semacam ini sebenarnya tidak mengandung kolagen. Produk jenis ini biasanya terdiri dari asam amino, vitamin, dan mineral yang ditujukan untuk membantu tubuh memproduksi kolagen secara alami. Dengan demikian, kandungannya berbeda dari suplemen kolagen yang bersumber dari hewan.

Walaupun umumnya aman, konsumsi suplemen kolagen dapat menimbulkan efek samping ringan pada sebagian orang, antara lain diare, kembung, gangguan pencernaan, sakit kepala, dan rasa tidak enak di mulut. Jika Anda alergi terhadap ikan, kerang, atau telur, hindari produk kolagen yang bersumber dari bahan-bahan tersebut.

Jadi, minum kolagen setiap hari pada umumnya aman bagi orang sehat selama jumlahnya sesuai dengan jenis produk dan tujuan penggunaannya. Pastikan Anda mengikuti petunjuk penggunaan pada kemasan. Jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu atau sedang mengonsumsi obat, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda.

Selain pembahasan di atas, ikuti artikel-artikel menarik lainnya di VOI.ID. Agar tidak ketinggalan kabar terupdate follow dan pantau terus akun sosial media kami!

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *