Paul McCartney Ceritakan Keseruan Jadi Kolaborator untuk Album Baru The Rolling Stones


JAKARTA – Bassis The Beatles, Paul McCartney membagikan pengalamannya saat menjadi kolaborator The Rolling Stones di lagu “Covered In You” sebagai bagian dari album “Foreign Tongues” yang akan dirilis Juli mendatang.

Kolaborasi ini menjadi momen kedua bagi McCartney terlibat dalam proyek rekaman The Rolling Stones, setelah sebelumnya ia ikut menyumbangkan permainan bassnya lewat lagu “Bite My Head Off” dalam album “Hackney Diamonds” yang rilis pada tahun 2023.

Musisi 83 tahun itu menceritakan, dirinya tidak terbiasa bekerja sebagai session player. Oleh karenanya, kesempatan merekam lagu bersama rival terbesar The Beatles di era 1960-an tersebut memberikan sensasi yang sangat berbeda dan mendebarkan.

“Sangat menyenangkan bisa datang begitu saja ke studio membawa bass dan langsung berkata, ‘Baik, di mana kalian membutuhkanku?’ Anda mulai bermain, mereka menunjukkan lagunya, dan saya mulai berpikir, ‘Saya sedang bermain bersama The Stones.'” kata McCartney, dikutip NME, Selasa, 2 Juni.

McCartney menambahkan, dirinya sangat gembira karena sensasi magis tersebut tidak hilang meskipun ia sudah menjadi musisi besar selama lebih dari enam dekade. Ia memilih untuk menikmati rasa kagumnya alih-alih bersikap biasa saja.

“Saya sangat senang! Anda bisa saja bersikap agak acuh tak acuh dan berkata, ‘Ya, oke, lalu kenapa?’ Namun bagi saya tidak begitu—malah sebaliknya. Rasanya seperti, ‘Wow, ada Mick! Ooh, ada Keith! Woah, ada Ronnie!’ Itu sangat menyenangkan. Sesuatu yang luar biasa karena yang harus saya lakukan hanyalah bermain bas dan tidak membuat kesalahan, jadi itu bagus,” tuturnya.

Selain mengisi bagian bass, momen tersebut menjadi sangat berkesan bagi McCartney karena ia bisa menyaksikan secara langsung dapur kreativitas Jagger, Richards, serta Wood saat menyusun arsitektur lagu “Covered In You”.

“Saya bisa mendengar Keith saat kami melakukan beberapa take rekaman, melatih lick gitarnya yang akhirnya masuk ke dalam album, lalu Ronnie melatih solonya, dan Mick mematangkan vokal,” ujar musisi kelahiran Liverpool itu.

“Jadi ya, saya pulang ke rumah hari itu dan berkata kepada semua orang, ‘Saya baru saja bermain dengan The Stones!’ Saya senang saya tidak bersikap acuh tak acuh tentang hal itu. Ini sangat menyenangkan. Tidak semua orang bisa bermain dengan The Stones,” imbuhnya.

Di sisi lain, cerita kolaborasi ini muncul bertepatan dengan momentum perilisan album solo ke-20 milik Paul McCartney yang bertajuk “The Boys Of Dungeon Lane” pada 29 May melalui Capitol Records.

Lewat album barunya, McCartney melakukan kilas balik emosional terhadap masa kecilnya di Liverpool, ketangguhan orang tuanya, hingga kode rahasia yang ia bagikan bersama mendiang John Lennon.





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *