JAKARTA – Macklemore kmbali menunjukkan sikap tegasnya dalam membela Palestina. Setelah didepak dari tur Ed Sheeran, ia berniat menyalurkan gajinya untuk donasi ke Gaza.
Sang rapper berkomitmen menyumbang 1 juta dolar AS yang ia terima sebagai pembuka tur Ed Sheeran di dua konser. Ia akan menyalurkan dana tersebut melalui organisasi kemanusiaan yang membantu warga Palestina di Gaza.
Enam organisasi yang dimaksud meliputi Palestine Children’s Relief Fund, Heal Palestine, Gaza Soup Kitchen, Medical Aid for Palestinians, UNRWA USA National Committee, dan Anera. Langkah filantropis ini sekaligus menjadi respons Macklemore atas polemik yang menyeretnya keluar dari tur bergengsi tersebut.
Hal itu ia sampaikan lewat unggahan Instagram pada 17 September. Ia menyadari kejadian belakangan ini menjadi perbincangan yang panas di kalangan publik, dan ia merasa perlu mengambil langkah berikutnya.
“Mempertimbangkan segala hal yang telah terjadi dalam 48 jam terakhir, saya ingin mengembalikan fokus pembicaraan pada pihak yang seharusnya menjadi pusat perhatian: rakyat Palestina yang masih terus terbunuh, masih hidup di bawah pendudukan militer, dan masih berjuang demi kebebasan mereka,” tegas Macklemore.
Pemecatan Macklemore dari Loop Tour Ed Sheeran berbuntut panjang. Selain band pengiring, para musisi pendukung lain juga menyatakan mundur, termasuk Finneas.
Di tengah gelombang kecaman itu, Macklemore justru menantang Robert Kraft untuk turut menyumbang dengan nominal yang sama besarnya. Tantangan tersebut disambut Kraft yang mengumumkan bahwa ia bersama Ed Sheeran masing-masing akan menyumbang 2 juta dolar AS untuk bantuan kemanusiaan, sehingga total donasi gabungan mencapai 5 juta dolar AS.
Lewat unggahan panjang di Instagram, Macklemore menegaskan bahwa seluruh drama ini bukan soal dirinya maupun kariernya di industri musik, melainkan tentang hak dasar rakyat Palestina.
“Saya akan menyumbangkan seluruh pendapatan bersih sebesar $1 juta yang saya peroleh dari tur “Loop Tour” Ed Sheeran kepada enam organisasi yang bekerja secara langsung untuk mendukung rakyat Palestina. Saya juga mengajak Robert Kraft untuk memberikan sumbangan dengan jumlah yang sama. Terlepas dari perbedaan pendapat di antara kita, mungkin kita bisa sepakat mengenai hal ini: nyawa rakyat Palestina layak untuk dilindungi. Nyawa seorang warga Palestina tidaklah kurang berharga dibandingkan nyawa siapa pun di muka bumi ini,” tegasnya.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
