JAKARTA ⎻ Indodana Fintech menggelar program edukasi bertajuk Pindar Mengajar: Cerdas Mengelola, Bijak Bertransaksi di UPN Veteran Yogyakarta untuk meningkatkan literasi keuangan generasi muda di era digital.
Acara yang digelar di Fakultas Ekonomi dan Bisnis ini diadakan bersama Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI). Di acara tersebut, Indodana Fintech menyoroti pentingnya memangkas celah antara pemahaman teori keuangan dan realitas penggunaan layanan digital sehari-hari.
Para mahasiswa diajak untuk membedakan kebutuhan produktif dan jebakan gaya hidup yang konsumtif secara cerdas. Dengan memahami perbedaan tersebut, teknologi finansial diharapkan dapat menjadi alat pendukung produktivitas di bidang akademik maupun wirausaha.
Pihak perusahaan menekankan bahwa platform digital harus dilihat sebagai instrumen pemberdayaan menuju kemandirian ekonomi. Namun, aspek kehati-hatian tetap menjadi poin utama yang tidak boleh diabaikan oleh para generasi muda.
“Sebagai pengguna yang cerdas, mahasiswa wajib mengedepankan prinsip kehati-hatian dengan memastikan setiap layanan digital yang digunakan telah berizin dan diawasi oleh OJK,” ujar Compliance Assistant Manager Indodana Fintech, Muhammad Wildan Fadhillah, dalam sebuah keterangan, dikutip pada Senin, 25 Mei.
Melalui sosialisasi ini, perusahaan juga mengingatkan para mahasiswa untuk selalu memeriksa legalitas hukum dari aplikasi penyedia dana yang mereka gunakan. Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari risiko kerugian dari pihak yang tidak bertanggung jawab.
Kehadiran program edukasi ke kampus-kampus menjadi langkah Indodana Fintech dalam menyebarkan pemahaman keuangan secara merata. Perusahaan tersebut berkomitmen untuk terus menjalankan program edukasinya demi memperkuat inklusi keuangan nasional di kalangan pelajar.
