JAKARTA ⎻ Canva memperkenalkan Canva Offline di Indonesia, fitur baru yang dapat membantu pengguna untuk tetap mengedit tanpa dukungan koneksi internet.
Inovasi ini merupakan bagian dari pembaruan Canva AI 2.0. Dengan hadirnya inovasi baru ini, pengguna dapat melanjutkan proses penyuntingan dan mengunggah gambar dari penyimpanan lokal perangkat mereka.
Nantinya, seluruh desain yang pengguna kerjakan akan disinkronisasikan secara otomatis saat perangkat kembali terhubung ke jaringan internet.
Menurut Canva, akses platform secara offline ini sangat relevan dengan tren kerja hybrid dan mobilitas tinggi di Indonesia. Oleh karena itu, mereka menghadirkan opsi Canva yang bisa diakses tanpa memikirkan koneksi internet.
Fleksibilitas ini diharapkan dapat mengatasi gangguan saat penggunanya sedang mengembangkan kreativitas mereka. Baik pelajar hingga pemilik usaha, mereka dapat mengakses materi presentasi atau membuat desain promosi di mana pun.
Country Manager Canva Indonesia, Stefani Herlie, menegaskan bahwa penyesuaian ini sangat penting untuk pasar yang sangat dinamis seperti Indonesia. Aksesibilitas tanpa batas menjadi kunci utama agar komunitas kreatif bisa terus berkembang.
“Canva Offline dirancang untuk mendukung cara masyarakat bekerja saat ini, terutama di pasar yang sangat mobile seperti Indonesia,” ujar Stefani dalam sebuah keterangan, dikutip pada Kamis, 21 Mei.
Fitur offline ini terintegrasi dalam ekosistem Canva AI 2.0 yang pertama kali diperkenalkan pada ajang Canva Create 2026. Pembaruan tersebut membawa model Kecerdasan Buatan (AI) baru untuk menyederhanakan pembuatan konten digital dengan skala besar.
Pengembangan teknologi ini didukung oleh laboratorium AI internal Canva yang fokus pada pemodelan desain visual. Transformasi ini mengubah platform berbasis peramban tersebut menjadi asisten kreatif yang lebih adaptif.
