Rute LRT Jakarta Resmi Diperpanjang ke Dukuh Atas 


JAKARTA – Pemprov DKI Jakarta resmi memperpanjang pembangunan LRT Jakarta hingga Dukuh Atas. Keputusan itu diambil Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung usai mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah dan konektivitas transportasi publik di Jakarta.

Perpanjangan jalur itu membuat trase LRT Jakarta yang saat ini dibangun dari Velodrome-Manggarai akan diteruskan hingga Dukuh Atas. Total panjang lintasan pun bertambah menjadi 14,2 kilometer dengan 12 stasiun.

“Kemarin saya sudah memutuskan dalam rapat setelah mendapatkan masukan, saran, pertimbangan, dan juga kemampuan fiskal Pemerintah DKI Jakarta, untuk LRT yang diputuskan adalah extension dari Manggarai sampai dengan Dukuh Atas untuk menuntaskan satu jalur mulai dari Velodrome sampai dengan Dukuh Atas,” kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu, 20 Mei.

Menurut Pramono, keputusan memperpanjang rute hingga Dukuh Atas diambil agar trase LRT Jakarta tersambung dengan integrasi layanan transportasi lain yang lebih optimal.

Saat ini, LRT Jakarta telah beroperasi melayani rute Kelapa Gading-Velodrome. Sementara pembangunan lintasan Velodrome-Manggarai masih berjalan. Dengan tambahan perpanjangan ke Dukuh Atas, proyek tersebut membutuhkan tambahan investasi sekitar Rp2,7 triliun.

“Panjangnya akhirnya menjadi 12,2 tambah 2 kilometer menjadi 14,2. Stasiunnya menjadi 12. Kemudian ada penambahan investasi ataupun anggaran kurang lebih 2,7 triliun,” ucap Pramono.

Di sisi lain, Pemprov DKI juga mulai menyiapkan pengembangan jalur LRT Jakarta ke arah utara dan barat. Jalur itu nantinya menghubungkan Velodrome-JIS-Ancol hingga diteruskan ke PIK 2 dan Bandara Soekarno-Hatta..

Pramono menilai integrasi LRT, MRT, hingga jaringan transportasi regional akan menjadi kunci konektivitas Jakarta ke depan. Apalagi, pemerintah pusat juga tengah menyiapkan proyek MRT lintas Balaraja-Cikarang.

“Maka kalau itu bisa dilakukan, semua loop dan juga utara-selatan maupun tengah yang nanti akan ada MRT dari Balaraja-Cikarang, itulah yang akan membuat konektivitas di Jakarta menjadi semakin baik. Itu yang kami putuskan,” tutur Pramono.

Diketahui, sampai saat ini Pemprov DKI masih melakukan pembangunan LRT Jakarta fase 1B. Rute ini memiliki bentang jalur sepanjang 6,4 kilometer yang memiliki 5 stasiun yaitu Stasiun Pemuda Rawamangun, Stasiun Pramuka BPKP, Stasiun Pasar Pramuka stasiun Stasiun Matraman, dan Stasiun Manggarai.

Sejauh ini, sebanyak 6 stasiun LRT telah beroperasi dengan panjang 5,2 kilometer pada fase 1, yakni Pegangsaan dua, Stasiun Boulevard Utara, Stasiun Boulevard Selatan, Stasiun Pulomas, Stasiun Equestrian, dan Stasiun Velodrome.

Jika fase 1B telah terbangun, LRT Jakarta memiliki panjang rute 12,2 kilometer dengan 11 stasiun mulai dari Stasiun Pegangsaan Dua hingga Stasiun Manggarai.





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *