JAKARTA – Bahlil Lahadalia melaporkan perkembangan pembahasan Rancangan Undang-Undang Minyak dan Gas Bumi kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu, 14 Oktober.
Bahlil mengatakan laporan mengenai RUU Migas menjadi salah satu agenda yang disampaikan langsung kepada Presiden setelah sebelumnya mewakili Prabowo membuka Trade Expo ke-41 di Tangerang.
“Saya melaporkan perkembangan pembahasan RUU Migas kepada Bapak Presiden. Ya, itu aja,” kata Bahlil.
Dalam kesempatan yang sama, Bahlil juga menjawab pertanyaan mengenai statusnya yang masih menjalankan dua jabatan, yakni sebagai Menteri ESDM dan Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi.
Menurut Bahlil, hingga saat ini ia tetap menjalankan tugas sesuai perintah Presiden.
“Sampai dengan hari ini, saya menjalankan apa yang diperintahkan oleh Bapak Presiden, baik sebagai Menteri ESDM maupun sebagai Menko Hilirisasi,” ujarnya.
Bahlil tidak menjelaskan apakah posisi Menteri ESDM nantinya akan diisi pejabat lain atau ia tetap merangkap kedua jabatan tersebut.
Ia hanya menegaskan bahwa posisi yang dijalankannya saat ini merupakan penugasan dari Presiden.
Selain membahas RUU Migas, Bahlil juga menyampaikan persoalan pelayanan kelistrikan di sejumlah daerah dalam pertemuan tersebut.
Namun, ia tidak memerinci perkembangan materi RUU Migas yang dilaporkan kepada Presiden.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
