SAMBAS, Fokus Berita — Pelantikan pengurus Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Sambas menjadi awal perjalanan kader muda untuk membangun organisasi yang bermanfaat bagi pelajar dan masyarakat.
Semangat belajar, kekompakan, serta kepedulian sosial menjadi pesan yang mengemuka dalam kegiatan tersebut. Dukungan disampaikan oleh pimpinan wilayah IPNU–IPPNU Kalimantan Barat, perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Sambas, serta Kepala Dinas Sosial dan PMD Kabupaten Sambas yang hadir mewakili Bupati.
Ketua PC IPNU Sambas, Farhan, menyampaikan terima kasih kepada para tokoh dan undangan yang mendukung pembentukan kepengurusan. Ia menilai pelantikan ini sebagai langkah awal untuk mengembangkan organisasi sekaligus mempersiapkan generasi penerus.
Menurutnya, pelajar dan mahasiswa perlu mengambil peran aktif dalam pendidikan, organisasi, serta kehidupan bermasyarakat. Untuk mewujudkannya, pengurus membutuhkan sinergi dan dukungan dari berbagai pihak.
Semangat kebersamaan juga disampaikan Ketua PC IPPNU Sambas. Ia mengajak pengurus saling mendukung, menjaga kekompakan, dan memperkuat kerja sama. Dengan terbuka, ia mengakui masih banyak hal yang perlu dipelajari dan dibenahi bersama agar organisasi dapat tumbuh serta memberikan manfaat.
Dari tingkat wilayah, Ketua PW IPNU Kalimantan Barat, Zainullah mengapresiasi kesungguhan pengurus Sambas yang berhasil melaksanakan pelantikan setelah melalui proses persiapan panjang. Ia berharap semangat tersebut terus dijaga dalam menjalankan kepengurusan.
Pelantikan, menurutnya, harus diikuti kerja nyata. Kehadiran IPNU–IPPNU diharapkan dapat dirasakan masyarakat melalui kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan pelajar dan lingkungan sekitar.
Ia juga menaruh harapan besar agar kader Sambas berkembang dan menjadi kebanggaan organisasi di Kalimantan Barat. Semangat belajar, berjuang, dan bertakwa menjadi bekal dalam membangun generasi penerus Nahdlatul Ulama maupun bangsa.
Sementara itu, Ketua PW IPPNU Kalimantan Barat, Teti menyampaikan bahwa ikhtiar pembentukan IPPNU Sambas telah berjalan sejak Juni 2026. Terwujudnya kepengurusan menjadi langkah penting untuk menghadirkan ruang belajar dan pengembangan diri bagi pelajar putri.
“Organisasi besar tidak selalu dimulai dengan banyak orang, tetapi dimulai dengan orang-orang yang memiliki kemauan untuk bergerak dan bertahan dalam perjuangan,” ujarnya.
Ia mengajak pengurus tetap percaya diri, konsisten membangun kader, serta memperkuat kerja sama dengan PCNU, badan otonom Nahdlatul Ulama, dan berbagai pihak yang mendukung pembinaan pelajar.
Dukungan turut disampaikan perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Sambas. Ia mengucapkan selamat kepada pengurus baru dan berpesan agar amanah organisasi dijalankan dengan akhlak mulia serta kesungguhan berkarya untuk umat dan bangsa.
Manfaat kegiatan organisasi, katanya, perlu menjangkau masyarakat luas. Pengurus diharapkan menghadirkan kegiatan nyata yang membawa kebaikan bagi semua kalangan.
Kepala Dinas Sosial dan PMD Kabupaten Sambas, yang mewakili Bupati, Dr. Budi Iswanto,S.Pd.I,.MM memberikan arahan praktis mengenai peran yang dapat diambil kader muda. Ia mengajak pengurus menjaga etika sosial, membangun pertemanan positif, serta membagikan informasi yang bermanfaat.
Dalam bidang sosial, pengurus dapat membantu menyampaikan kondisi warga yang membutuhkan pertolongan dan mengajak berbagai pihak membangun kepedulian bersama.
Di bidang pendidikan, ia mendorong kader memperhatikan anak-anak yang belum bersekolah karena kendala ekonomi maupun kurangnya informasi. Pengurus dapat membantu keluarga memperoleh penjelasan mengenai kesempatan pendidikan, termasuk program Sekolah Rakyat.
Ia juga menekankan pentingnya mengambil peran sesuai kemampuan, bekerja melalui kolaborasi, dan menjadikan organisasi sebagai tempat meningkatkan kualitas diri serta belajar memimpin.
Pelantikan ini membawa harapan bersama agar IPNU–IPPNU Sambas tumbuh menjadi ruang pembinaan pelajar yang aktif, kompak, dan peduli. Dukungan para tokoh dan pemerintah menjadi penyemangat bagi pengurus baru untuk menerjemahkan amanah tersebut ke dalam karya yang bermanfaat bagi masyarakat.(rai)
