Kolaborasi FamilyMart Indonesia dan Anime Jujutsu Kaisen


JAKARTA — Tren integrasi antara kultur pop anime dan gaya hidup masyarakat urban kembali hadir di Indonesia. Jaringan retail FamilyMart Indonesia secara resmi mengumumkan kolaborasi terbarunya bersama salah satu serial anime populer asal Jepang, Jujutsu Kaisen.

Kolaborasi ini menjadi langkah lanjutan FamilyMart dalam menghadirkan pengalaman belanja yang relevan bagi pelanggannya, setelah sebelumnya sukses menggelar kampanye serupa bersama Demon Slayer pada 2025 serta Crayon Shinchan pada pertengahan 2026.

Menjangkau Komunitas Lintas Generasi

Sebagai anime dengan basis penggemar yang luas di berbagai negara, Jujutsu Kaisen dinilai memiliki daya tarik kuat bagi beragam kelompok usia. Dalam kolaborasi kali ini, menghadirkan elemen visual dari tiga babak cerita (arc) sekaligus, yaitu Hidden Inventory/Premature Death, Shibuya Incident, hingga The Culling Game Part 1.

Head of Food Service, Marketing, dan Business Development FamilyMart Indonesia, Laurence Alifen, menjelaskan bahwa pendekatan visual yang diambil difokuskan pada konsep yang unik dan kasual dari para karakter.

“Untuk Hidden Inventory dan Shibuya Incident, kami menyuguhkan sisi karakter yang lebih santai dan unik. Sementara untuk The Culling Game Part 1, kolaborasi ini menjadi yang pertama di Indonesia untuk title tersebut. Setiap babak dihadirkan melalui beragam item koleksi yang dirancang khusus bagi para penggemar,” jelas Laurence.

Rangkaian barang koleksi edisi terbatas yang dihadirkan meliputi desain cup minuman bertema khusus, stiker, photocard, tote bag, standee, gantungan kunci, hingga pin.

Pengalaman In-Store Berbasis Komunitas

Tidak hanya sekadar menghadirkan pernak-pernik koleksi, sebanyak 40 gerai FamilyMart di berbagai kota juga mendapatkan sentuhan dekorasi tematik Jujutsu Kaisen. Konsep ini memberikan ruang interaktif bagi para pengunjung dan komunitas penggemar anime untuk berswafoto dengan visual karakter favorit mereka.

Kehadiran konsep tematik ini disambut antusias oleh pengunjung. Dira (29), seorang karyawan swasta di Jakarta, menyebutkan bahwa kehadiran kolaborasi seperti ini memberikan pengalaman yang berbeda saat berkunjung ke gerai.

“Detail barang-barang koleksinya digarap dengan menarik, mulai dari kartu hingga desain cup-nya. Buat penggemar serinya, ini jadi sesuatu yang berkesan untuk dikoleksi,” ungkapnya.

Pergeseran Fungsi Convenience Store Urban

Eksplorasi kolaborasi dengan berbagai judul besar di industri kreatif ini mencerminkan pergeseran peran convenience store di kota-kota besar. Gerai ritel modern kini tidak hanya berfungsi sebagai tempat pemenuhan kebutuhan harian, tetapi juga berkembang menjadi ruang interaksi sosial (community hub) bagi masyarakat urban.

CEO FamilyMart Indonesia, Wirry Tjandra, menyampaikan bahwa inovasi yang dilakukan secara berkala bertujuan untuk memberikan nuansa baru dalam aktivitas harian pelanggan.

“Kami melihat gerai kini menjadi tempat yang fleksibel bagi pelanggan—baik untuk sekadar mencari perlengkapan harian, beristirahat sejenak, maupun bekerja dan berkumpul. Melalui kolaborasi bersama Jujutsu Kaisen ini, kami ingin terus memberikan pengalaman yang segar dan dekat dengan minat para pelanggan di Indonesia,” pungkas Wirry.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *