SUNGAILIAT – Kebakaran di Dusun Serdang, Desa Jelutung II, Bangka Selatan, menghanguskan sekitar 500 rumah dan memaksa lebih dari 2.000 warga mengungsi. Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung meminta seluruh pemerintah kabupaten dan kota ikut membantu penanganan korban.
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani mengatakan bantuan dari daerah lain diperlukan untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan warga dan penanganan kerusakan akibat kebakaran yang terjadi pada Sabtu malam, 10 Oktober.
“Saya mengajak seluruh pemerintah kabupaten dan kota untuk bersama-sama membantu saudara kita yang mengalami musibah bencana kebakaran di Dusun Serdang, Desa Jelutung II, Kabupaten Bangka Selatan,” kata Hidayat di Sungailiat, dikutip dari Antara, Senin, 12 Oktober.
Pemerintah provinsi masih menunggu data akhir dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bangka Selatan untuk memastikan jumlah kebutuhan warga terdampak.
Bantuan berupa makanan, tenda, dan kebutuhan dasar lainnya sudah mulai disalurkan.
“Sampai saat ini, kami masih menunggu data akhir sehingga mengetahui secara pasti kebutuhan apa yang dibutuhkan bagi warga, meskipun bantuan seperti makanan, tenda dan lain sudah disalurkan,” ujar Hidayat.
Berdasarkan pemantauannya di lapangan, ratusan rumah warga habis terbakar. Lebih dari 2.000 orang untuk sementara tinggal di tenda darurat maupun bangunan sekolah.
“Hasil pemantauan saya di lapangan, ratusan rumah warga habis terbakar sehingga untuk sementara sebanyak lebih dari 2.000 jiwa harus beristirahat di tenda darurat atau sekolah,” katanya.
Hidayat berharap enam kabupaten dan satu kota di Bangka Belitung ikut terlibat membantu korban. Menurut dia, dukungan bersama dapat mempercepat penanganan kebutuhan dasar warga maupun perbaikan infrastruktur di kawasan terdampak.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memperkirakan kerugian akibat kebakaran tersebut mencapai sekitar Rp2 miliar.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
