JAKARTA — Komite Nasional Partai Demokrat Amerika Serikat (DNC) menggugat Presiden Donald Trump dan pemerintahannya atas dugaan penggunaan dana negara untuk membiayai iklan televisi yang dinilai bernuansa politik.
Gugatan tersebut diajukan DNC pada Rabu (7/10/2026) di pengadilan federal di Washington, Amerika Serikat. Dalam gugatan, DNC meminta pengadilan menghentikan penggunaan dana publik untuk membiayai iklan tersebut.
DNC menilai penggunaan anggaran pemerintah untuk iklan yang mempromosikan pesan politik Trump melanggar ketentuan hukum federal yang melarang penggunaan dana hasil alokasi anggaran untuk kepentingan publisitas atau propaganda.
Dalam dokumen gugatan, DNC juga menuduh Trump secara pribadi mengarahkan penggunaan dana pemerintah untuk kegiatan tersebut.
“Pemerintahan Trump menggunakan uang dari para pembayar pajak untuk menayangkan iklan politik,” demikian isi dokumen gugatan yang dikutip kantor berita RIA Novosti.
DNC meminta pengadilan menyatakan penggunaan dana tersebut melanggar hukum serta melarang pemerintah menggunakan anggaran negara untuk membiayai iklan politik serupa.
Iklan Disebut Gunakan Dana Pemerintah
Persoalan tersebut mencuat setelah sejumlah iklan televisi yang menampilkan pesan positif mengenai pemerintahan Trump mulai ditayangkan secara nasional.
Laporan media Amerika Serikat menyebut iklan tersebut dibiayai menggunakan anggaran pemerintah, termasuk dana yang dialokasikan kepada Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS). Reuters melaporkan sedikitnya tiga iklan televisi nasional menjadi sorotan dan menuai kritik dari anggota parlemen serta sejumlah kelompok di kedua kubu politik.
Associated Press melaporkan iklan tersebut mulai tayang pada September dengan nilai kontrak sekitar 20 juta dolar AS dari DHS. Lebih dari 12 juta dolar AS disebut telah digunakan untuk iklan yang ditayangkan.
Para pengkritik menilai materi iklan lebih menyerupai promosi politik dibandingkan pengumuman layanan publik. Sebaliknya, pemerintah Trump mempertahankan iklan tersebut sebagai bagian dari upaya menyampaikan pesan mengenai kebijakan dan capaian pemerintah.
Trump Beralih ke MAGA Inc.
Sebelum gugatan DNC diajukan, Trump pada Senin (5/10) menyatakan tidak akan lagi menggunakan uang pembayar pajak untuk membiayai iklan tersebut.
Melalui platform media sosial Truth Social, Trump mengatakan biaya iklan selanjutnya akan dibayar menggunakan dana pribadinya atau dana yang dihimpun organisasi politiknya, MAGA Inc.
Trump sebelumnya membela penggunaan dana pemerintah untuk iklan tersebut dan menyebutnya sebagai bentuk promosi positif bagi Amerika Serikat. Setelah mendapat kritik, ia menyatakan pembiayaan iklan akan dialihkan kepada MAGA Inc.
Namun, laporan AP menyebut Trump belum menyatakan akan mengganti dana pemerintah yang telah digunakan untuk membiayai iklan yang sudah ditayangkan.
Gugatan DNC kini meminta pengadilan menilai legalitas penggunaan dana pemerintah tersebut serta menghentikan pembiayaan iklan yang dianggap melanggar ketentuan penggunaan anggaran negara.
Kasus ini berlangsung kurang dari sebulan sebelum pemilihan sela atau midterm elections Amerika Serikat pada 3 November 2026, sehingga penggunaan sumber daya pemerintah untuk iklan yang memuat pesan politik menjadi perhatian dalam proses hukum dan perdebatan publik di AS.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
