JAKARTA – Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Margarito Kamis mengatakan rapat pleno perdana Wantimpres belum menghasilkan rumusan nasihat atau pertimbangan untuk Presiden Prabowo Subianto.
Menurut Margarito, pertemuan di Gedung Utama Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Kamis, 8 Oktober, masih sebatas tahap awal setelah para anggota dilantik.
“Nggak ada yang cukup fundamental. Baru pertemuan pertama,” kata Margarito usai rapat.
Rapat berlangsung sekitar dua setengah jam dan hanya diikuti anggota Wantimpres. Dari 26 anggota, sebanyak 23 orang hadir dan tiga lainnya izin.
Margarito mengatakan pembagian bidang atau klaster juga belum dibahas secara rinci.
“Belum, belum cukup detail juga,” ujarnya.
यह भी देखें:
Ia menegaskan dalam rapat tersebut belum ada pembahasan mengenai visi dan misi Presiden. Pertemuan lebih banyak menjadi ruang awal bagi para anggota untuk bertemu.
“Ini kan baru pertemuan pertama kali, perkenalan,” kata Margarito.
Ketika ditanya apakah sudah ada rumusan pertimbangan untuk Presiden, Margarito menjawab tegas belum ada.
“Nggak ada, belum dan tidak mungkin itu,” ujarnya.
Menurut Margarito, Wantimpres pada dasarnya dapat memberikan pendapat, nasihat, dan pertimbangan kepada Presiden baik diminta maupun tidak diminta.
“Di Wantimpres bisa memberikan pendapat, nasihat dan pertimbangannya baik diminta maupun tidak diminta kepada Presiden kapan saja,” katanya.
Soal frekuensi pertemuan, Margarito mengatakan belum ada keputusan apakah para anggota akan bertemu setiap pekan.
Rapat pleno pertama itu digelar atas undangan Ketua Wantimpres.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
