Bengkayang, Fokus Berita – Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, S.I.P., M.Si., mendampingi kunjungan kerja Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Hor) Purn. Sjafrie Sjamsoeddin, di Marshalling Area Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 926/Pangalangok Libau, Desa Karimunting, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Kamis (8/10/2026).

Dalam pengarahannya di hadapan ratusan prajurit muda, Menhan menyampaikan apresiasi atas semangat dan disiplin yang ditunjukkan oleh satuan baru tersebut. Namun, ia mengingatkan bahwa tantangan utama satuan tempur teritorial adalah kesiapan menghadapi dinamika di wilayah perbatasan negara.
“Kamu adalah prajurit yang semangat dan disiplin. Tapi semangat dan disiplinmu ada tantangannya. Kamu prajurit Batalyon Infanteri Tempur, kamu harus mempunyai kemampuan menembak, bela diri, dan patroli,” ujar Menhan Sjafrie Sjamsoeddin dalam pengarahannya.
Menhan menekankan pentingnya kesiapan prajurit mengingat Kabupaten Bengkayang merupakan kawasan strategis yang berbatasan langsung dengan negara tetangga. Prajurit Yonif TP 926 diminta tidak hanya siap secara tempur untuk menjaga kedaulatan NKRI, tetapi juga hadir membawa dampak positif bagi masyarakat lokal.
“Tugasmu adalah membuat rakyat merasa aman dan membuat rakyat merasa sejahtera. Kamu di batalyon ada kompi pertanian, kompi peternakan, kompi kesehatan, dan kompi konstruksi. Jangan sekali-kali kamu menyakiti hati rakyat, sebab kamu berasal dari rakyat,” tegas Menhan.
Selain memberikan pengarahan lisan, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin juga membacakan dan menandatangani pesan tertulis yang ditujukan khusus bagi keluarga besar Yonif TP 926/Pangalangok Libau.
“Rakyat Indonesia menunggu bakti pengabdianmu sebagai tentara rakyat dan tentara pejuang yang membela negara dan memberikan baktimu kepada rakyat Indonesia sampai saat terakhir.”
Selain memberikan pengarahan kepada prajurit, Menhan dalam kunjungan kerja ini juga melaksanakan peninjauan kesiapan sarana dan prasarana batalyon guna mendukung tugas operasional pertahanan dan pembangunan wilayah Provinsi Kalimantan Barat. (PDXII/MK)
