Apple Batalkan Rencana RAM 16GB untuk iPhone 18 Pro dan iPhone Duo


JAKARTA – Apple dilaporkan membatalkan rencana memasang RAM 16GB pada iPhone 18 Pro dan ponsel lipat pertamanya, iPhone Duo. Kedua perangkat yang awalnya dirancang dengan kapasitas RAM tersebut akhirnya akan menggunakan RAM 12GB akibat kelangkaan DRAM global dan meningkatnya biaya komponen.

Informasi itu diungkap tipster Instant Digital melalui Weibo. Menurut laporan tersebut, Apple semula merancang iPhone 18 Pro dan iPhone Duo dengan RAM 16GB, tetapi kemudian mengurangi kapasitasnya menjadi 12GB.

Keputusan tersebut disebut berkaitan dengan kondisi pasar memori yang semakin ketat. Harga DRAM yang meningkat dan gangguan pasokan global membuat Apple harus menghitung ulang biaya produksi perangkat kerasnya.

Kenaikan harga memori bahkan dilaporkan memicu pembahasan internal mengenai kemungkinan menaikkan harga awal iPhone Duo. Bloomberg sebelumnya melaporkan bahwa biaya memori yang meningkat menjadi salah satu faktor yang dipertimbangkan Apple dalam menentukan harga perangkat lipat tersebut.

Analis Ming-Chi Kuo juga memperingatkan bahwa kelangkaan DRAM yang terjadi di industri dapat membuat Apple menurunkan proyeksi pengiriman sejumlah perangkat kerasnya pada 2026.

Laporan dari The Bell sebelumnya menyebut Samsung telah dikontrak untuk memasok modul LPDDR 12GB untuk iPhone Duo. Kondisi tersebut membuat ponsel lipat Apple memiliki batas kapasitas memori yang sama dengan model Pro, alih-alih menawarkan kapasitas RAM yang lebih tinggi.

Persoalan Apple tidak berhenti pada komponen memori. Produksi iPhone Duo juga menghadapi tantangan manufaktur menjelang peluncurannya.

Laporan sebelumnya menyebut tingkat keberhasilan perakitan akhir iPhone Duo di Foxconn berada sedikit di atas 60 persen pada akhir September. Dengan standar kualitas Apple, peningkatan tingkat produksi menuju tingkat yang lebih stabil diperkirakan membutuhkan waktu tambahan.

Kompleksitas komponen perangkat menjadi salah satu faktor yang memengaruhi tingkat produksi tersebut. Teknisi Foxconn disebut terus melakukan penyesuaian terhadap peralatan di lini produksi.

Panel OLED lipat yang dipasok Samsung Display dan komponen engsel berbahan titanium yang dibuat melalui pencetakan 3D juga dilaporkan mengalami keterlambatan pengiriman serta penyesuaian desain menjelang produksi massal.

Kondisi tersebut berpotensi membatasi jumlah iPhone Duo yang tersedia ketika pertama kali diluncurkan. Perkiraan internal yang dikutip dalam laporan menyebut Apple menargetkan produksi sekitar 6 juta hingga 8 juta unit iPhone Duo secara global sepanjang 2026.

Jumlah tersebut jauh lebih kecil dibandingkan sekitar 20 juta hingga 30 juta unit yang biasanya dikirim untuk model Pro standar.

Analis Counterpoint, Ivan Lam, mengatakan ketersediaan awal iPhone Duo akan sangat bergantung pada kemampuan perusahaan manufaktur kontrak Apple dalam meningkatkan efisiensi lini produksi.

Apple dijadwalkan membuka pemesanan awal iPhone Duo pada 16 Oktober, sebelum perangkat tersebut resmi dirilis pada 23 Oktober. Dengan tingkat produksi yang masih menghadapi sejumlah kendala, calon pembeli yang ingin mendapatkan perangkat pada hari pertama diperkirakan harus menghadapi persediaan awal yang terbatas dan potensi keterlambatan pengiriman.

Dengan demikian, iPhone Duo tidak hanya menghadapi tantangan dari sisi kapasitas RAM. Apple juga harus mengatasi tekanan biaya memori, keterbatasan komponen, serta kompleksitas produksi perangkat lipat sebelum perangkat tersebut tersedia secara luas.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *