Kyoto, Jepang – Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria memanfaatkan momen 23rd Annual Meeting of the Science and Technology in Society (STS) Forum di Kyoto, Jepang untuk melakukan pertemuan bilateral dengan negara-negara yang memiliki kekuatan sains dan teknologi di bidang yang berkesesuaian dengan Indonesia.
Salah satunya bertemu dengan Malaysian Industry-Goverment Group for Hight Technology (MIGHT) Malaysia di STS Forum 2026 yang berlangsung pada 4 hingga 6 Oktober.
STS Forum 2026 merupakan pertemuan antar pimpinan lembaga dan perguruan tinggi.
Menurut Arif Satria, BRIN juga akan mengembangkan kolaborasi riset, strategi peningkatan Global Innovation Index, dan technology forsight.

Sementara dengan Dutch Research Council Belanda, Arif Satria juga ungkapkan potensi kolaborasi.
“BRIN akan mengembangkan potensi kerja sama riset antara lain air bersih dan lingkungan,” kata Arif Satria dalam keterangan tertulis yang diterima VOI, Selasa, 6 Oktober.
Menurut Arif Satria, dilakukan pula pembahasan kerja sama dengan National Research Foundation of Singapore dan Kyoto Univerity.
“Melalui STS Forum 2026, BRIN akan terus memperkuat peran Indonesia dalam jejaring sains global dan mendorong kemitraan riset untuk memperoleh manfaat nyata bagi masyarakat dan pembangunan berkelanjutan,” ujar Arif Satria.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
