Penyelundupan Timah Ditekan, Prabowo Klaim Laba PT Timah Melonjak 900 Persen


JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto mengatakan penertiban tambang ilegal dan penyelundupan timah ikut memperbaiki kinerja PT Timah. Ia menyebut keuntungan perusahaan tambang pelat merah itu melonjak 900 persen dalam setahun.

“Penyelundupan timah sudah kita mitigasi, kita kurangi. Masih ada yang lolos, tapi kita sudah tertibkan dengan keras,” kata Prabowo di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa, 6 Oktober.

Menurut Prabowo, Satgas Penertiban Kawasan Hutan telah menguasai kembali sekitar 14 ribu hektare kawasan dari sektor pertambangan.

Ia mengatakan ratusan tambang juga telah dikuasai kembali di Pulau Bangka.

Penertiban tersebut, menurut Prabowo, ikut berdampak pada PT Timah yang sebelumnya mencatat kerugian.

“PT Timah yang selama ini rugi, dalam satu tahun keuntungannya naik 900 persen,” ujarnya.

Prabowo menyebut upaya Satgas PKH mulai diikuti perusahaan negara lainnya untuk memperbaiki tata kelola.

Namun, ia menegaskan penertiban belum selesai.

“Yang tidak mau membersihkan diri, tunggu waktunya saja. Karena kita tidak akan berhenti, kita tidak akan ragu-ragu,” katanya.

Prabowo juga membuka pintu bagi pihak yang pernah terlibat pelanggaran untuk bekerja sama dengan penegak hukum, termasuk mengembalikan aset hasil korupsi dan memberikan informasi mengenai pihak lain yang terlibat.

Ia menyebut mekanisme justice collaborator dapat menjadi salah satu jalan bagi pihak yang bersedia bekerja sama dalam membongkar perkara.

Pada penyerahan tahap VIII, Satgas PKH juga menyerahkan Rp13,24 triliun kepada negara serta penguasaan kembali kawasan hutan seluas 259.230 hektare.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *