JAKARTA – Rabies bukan hanya persoalan kesehatan hewan. Kesehatan hewan dan manusia saling berkaitan sehingga pencegahannya membutuhkan peran berbagai pihak.
Hal itu disampaikan CPPETINDO Scientific Communication Expert drh Neno Sukelan dalam kegiatan World Rabies Day yang diselenggarakan Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (DKPKP).
Neno mengatakan, BOLT ikut terlibat dalam peringatan World Rabies Day karena melihat momentum tersebut penting untuk kembali mengingatkan masyarakat tentang keterkaitan kesehatan hewan dan manusia.
“BOLT melihat bahwa World Rabies Day ini adalah satu momentum penting untuk mengingatkan bahwa kesehatan hewan dan kesehatan manusia itu satu hal yang berkaitan dan tidak bisa dipisahkan,” ujar Neno.
Menurutnya, menjaga kesehatan hewan merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, BOLT mendorong kolaborasi antara pemilik hewan peliharaan, komunitas, shelter, dokter hewan, hingga pemangku kebijakan.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membantu menciptakan ekosistem perawatan hewan yang lebih baik.
“Makanya kita sangat mendukung kolaborasi dengan semangat tumbuh bersama dari BOLT,” katanya.
Neno menjelaskan, ekosistem kesehatan hewan yang baik juga perlu ditunjang dengan nutrisi yang baik serta edukasi yang kredibel bagi pemilik hewan.
Selain itu, kolaborasi antarpihak diharapkan dapat menghasilkan upaya yang memberikan dampak nyata terhadap kesehatan hewan dan manusia.
Lewat kegiatan tersebut, BOLT juga ingin mendorong peningkatan literasi para pemilik hewan atau pet owner.
Selain itu, lanjutnya, semakin banyak pihak yang memahami pentingnya perawatan kesehatan hewan sehingga ekosistem kesehatan hewan dapat terus diperbaiki.
“Pesan kami dari BOLT di event ini adalah untuk sama-sama mengingatkan kembali bahwa kesehatan hewan dan manusia itu adalah tanggung jawab bersama dan ini adalah kesehatan publik kita,” tutur Neno.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
