Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom, Gantikan Muhammad Qodari


JAKARTA – Aktivis dan politikus Syahganda Nainggolan menjadi Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), menggantikan Muhammad Qodari. Menjelang pelantikan, Syahganda mengaku dipanggil mendadak ke Istana oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Syahganda tiba di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat, 2 Oktober, mengenakan jas hitam dan dasi biru muda. Pakaian serupa dikenakan sejumlah tokoh yang hadir untuk dilantik sebagai pejabat negara.

“Barusan saya ditelepon Pak Teddy buru-buru,” kata Syahganda kepada wartawan.

Saat itu, Syahganda masih enggan memastikan jabatan yang akan diberikan kepadanya. Ketika ditanya apakah akan menjadi Kepala Bakom, ia mengaku belum mengetahuinya.

“Kata Pak Teddy pokoknya datang, dilantik nanti,” ujarnya.

Syahganda akhirnya dilantik menjadi Kepala Bakom menggantikan Muhammad Qodari. Qodari sebelumnya menjabat Kepala Bakom sejak dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 27 April 2026.

Menjelang pelantikan, Syahganda juga sempat menyinggung wartawan yang selama ini menjadi salah satu mitra kerja Bakom. Ia menyebut pers memiliki posisi penting dalam kehidupan bernegara.

“Wartawan tuh nyawanya negara ini,” ucapnya.

Nama Syahganda lama dikenal dalam dunia aktivisme dan politik. Ia pernah aktif dalam gerakan mahasiswa serta menentang pemerintahan Orde Baru.

Pada era reformasi, Syahganda terlibat di Partai Daulat Rakyat bersama Adi Sasono. Ia kemudian pernah menjadi calon anggota legislatif dari Partai Merdeka dan Partai Golkar.

Syahganda mendirikan lembaga kajian Sabang-Merauke Circle pada 2010. Ia meraih gelar doktor dari Universitas Indonesia pada 2015 dengan disertasi mengenai kesejahteraan buruh.

Namanya kembali banyak dikenal ketika bergabung dalam Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia atau KAMI pada 2020. Di masa pemerintahan Prabowo, Syahganda mendirikan GREAT Institute yang bergerak dalam kajian ekonomi, teknologi, politik, dan kebijakan publik.

Syahganda merupakan satu dari sejumlah tokoh yang mendatangi Kompleks Istana pada Jumat. Tokoh lain yang hadir antara lain mantan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, mantan Kepala Badan Intelijen Negara Budi Gunawan, pendiri Mayapada Group Dato Sri Tahir, serta aktivis dan peneliti senior Jusuf Wanandi.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *