JAKARTA – Rupiah diperkirakan kembali mendapat tekanan pada perdagangan Jumat. Memanasnya konflik Amerika Serikat dan Iran yang ikut mendorong harga minyak global menjadi salah satu sentimen yang membayangi mata uang Indonesia.
Analis Bank Woori Saudara Rully Nova memperkirakan rupiah bergerak melemah di kisaran Rp17.950 hingga Rp18.050 per dolar AS.
“Rupiah hari ini diperkirakan melemah pada kisaran Rp17.950-Rp18.050 dipengaruhi oleh global kenaikan harga minyak, yaitu meningkatnya eskalasi konflik AS dan Iran,” kata Rully di Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Jumat, 2 Oktober.
Ketegangan kedua negara belum mereda. Mengutip Anadolu, Antara menyebut Iran menyatakan pembukaan kembali Selat Hormuz bergantung pada kesediaan AS memberikan “jaminan objektif” untuk mengakhiri perang di semua lini dan memenuhi komitmen berdasarkan inisiatif diplomatik tujuh hari yang diajukan Teheran.
Teheran juga meminta aset Iran yang dibekukan dicairkan, blokade dan pembatasan minyak dicabut, serta blokade laut diakhiri.
Di sisi lain, AS mengumumkan sanksi baru terhadap Iran. Sanksi menyasar sektor otomotif dan perkeretaapian serta jaringan perbankan bayangan yang diduga terkait dengan Rusia.
Departemen Keuangan AS menjatuhkan sanksi terhadap dua produsen mobil terbesar Iran, Iran Khodro dan SAIPA, beserta sejumlah anak perusahaannya. Perusahaan kereta api milik negara Islamic Republic of Iran Railway Company dan dua perusahaan kereta api lainnya juga menjadi sasaran.
AS juga memasukkan sektor otomotif dan perkeretaapian Iran ke dalam daftar sanksi sektoral. Kebijakan itu memungkinkan otoritas AS menargetkan entitas maupun individu yang beroperasi di kedua industri tersebut.
Selain faktor global, Rully menyoroti perubahan kabinet pemerintah, terutama yang berkaitan dengan pengelolaan energi dan komoditas.
“Perubahan dalam kabinet pemerintah, terutama terkait dengan pengelolaan energi dan komoditas, secara signifikan mempengaruhi neraca perdagangan,” ujarnya.
Presiden Prabowo Subianto sebelumnya melantik Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi. Bahlil merangkap jabatan sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral.
Bahlil mengatakan kementerian koordinator baru itu akan mengoordinasikan kementerian dan lembaga terkait, termasuk Kementerian Investasi dan Hilirisasi.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
