Billy Syahputra Ungkap Kronologi Cekcok dengan Penjaga Toilet di Bali


JAKARTA – Presenter Billy Syahputra membagikan pengalaman kurang menyenangkan yang baru saja dialaminya usai berlibur di kawasan Pantai Dreamland, Bali. Adik kandung mendiang Olga Syahputra ini sempat terlibat cekcok mulut dengan seorang oknum penjaga toilet umum di lokasi wisata tersebut.

Melalui unggahan video di media sosialnya, Billy menceritakan kronologi insiden tersebut tanpa bermaksud mencari siapa yang benar atau salah, melainkan sebagai bentuk teguran atas perlakuan tidak mengenakkan yang diterimanya.

Peristiwa bermula saat Billy hendak membilas tubuh Stefan, anak yang dibawanya, usai bermain pasir di tepi pantai. Karena kondisi anak yang mulai kedinginan dan penuh pasir, Billy bergegas membawanya masuk ke toilet. Namun, petugas setempat langsung mencegat dan meminta uang retribusi toilet sebesar Rp10.000 dengan nada tinggi dan perlakuan fisik.

“Jadi intinya adalah habis main ke pantai sama Stefan, and then dia mungkin udah dingin terus kotor pasir-pasir, masuk ke kamar mandi disuruh bayar Rp10.000. Tapi agak sedikit didorong,” ujar Billy dalam video unggahannya dikutip VOI, Kamis, 1 Oktober.

Billy mengaku sudah menjelaskan bahwa pembayaran akan segera diselesaikan oleh sang pengasuh (suster) yang berada di belakangnya. Kendati demikian, penjaga toilet tersebut tetap bersikeras meminta pembayaran langsung di tempat hingga situasi memanas.

“Bayar dulu! Iya, nanti dibayar sama suster aku. ‘Sebentar Bang, dibayar.’ ‘Bayar dulu, bayar dulu!’ Nah dari situ kita cekcok mulut dan dia minta dipukul sama aku. Ya aku enggak mungkinlah, aku tahan,” lanjut pria berusia 33 tahun itu.

Untuk meluruskan masalah, Billy sempat merekam langsung momen perdebatan dengan oknum penjaga toilet tersebut. Dalam rekaman, Billy menegaskan bahwa persoalannya sama sekali bukan mengenai tarif toilet sebesar Rp10.000, melainkan sikap arogan petugas yang melakukan kontak fisik berupa dorongan saat dirinya sedang menggendong anak kecil.

“Saya enggak pernah mencari masalah sama siapapun. Tapi Mas, Teh, saya lagi bawa anak, Abang dorong-dorong ngapain? Rp10.000 saya bayar, Rp100.000 saya bayar, Abang. Anak kan menggigil habis ke pantai, Abang dorong-dorong,” tegas Billy di hadapan penjaga tersebut.

Meski tensi sempat meninggi hingga muncul tantangan fisik, Billy memilih untuk meredam emosi dan tidak memperpanjang masalah ke jalur kekerasan. Ia menyadari perkelahian di tempat umum tidak akan membawa manfaat apa pun, terlebih di depan anak-anak.

“Saya juga ngapain sih berantem-berantem, enggak ada gunanya. Anak kan menggigil Bang, aku buru-buru, gitu aja. Besok enggak boleh kayak gitu lagi ya Bang,” ucap Billy kepada pria tersebut.

Perselisihan tersebut akhirnya berakhir damai setelah kedua belah pihak saling mengingatkan dan saling meminta maaf di lokasi kejadian sebelum akhirnya membubarkan diri.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *