PONTIANAK, Fokus Berita
Komunitas lari Kejar-Kejaran kembali aktif menggelar olahraga bersama setelah sempat vakum selama kurang lebih dua bulan.
Kembalinya aktivitas ini menjadi ajakan terbuka bagi masyarakat Pontianak, khususnya para pekerja dan anak muda, untuk menjadikan olahraga sebagai kebutuhan sehari-hari, bukan sekadar hobi.
Ketua Harian Komunitas Kejar-Kejaran, Agustinus, mengungkapkan komunitas ini berawal dari inisiatif internal rekan kerja yang gemar berlari. Antusiasme yang tinggi kemudian membuat komunitas ini dibuka untuk umum.
“Lari ini bukan cuma soal sehat, tapi juga soal kebersamaan. Kita bangun pertemanan, networking, sambil tetap jaga kesehatan di sela-sela sibuknya kerja,” kata Agustinus saat ditemui di sela kegiatan, Minggu pagi.
Ia menjelaskan, Kejar-Kejaran selama ini rutin menggelar lari bersama setiap hari Selasa dan Minggu pagi. Sempat terhenti dua bulan karena berbagai kendala, kini dengan cuaca yang lebih mendukung, mereka memutuskan untuk start lagi.
Menurut Agustinus, alasan memilih lari sangat sederhana. Di tengah padatnya jam kerja, tidak semua orang punya waktu ke gym atau lapangan.
“Kesibukan kerja jangan jadi alasan lupa sehat. Lari itu olahraga paling simpel. Tidak butuh alat mahal, tidak butuh tempat khusus. Pakai sepatu, langsung bisa jalan,” tegasnya.
Lebih jauh, ia berharap Kejar-Kejaran tidak hanya berhenti sebagai komunitas hobi. Pihaknya ingin menjadi pemicu gerakan hidup sehat di Kalimantan Barat.
“Kami ingin jadi inspirasi, terutama buat anak muda. Kalau bukan kita yang mulai peduli kesehatan, siapa lagi,” tutupnya.
Komunitas Kejar-Kejaran terbuka untuk siapa saja yang ingin bergabung dalam agenda lari rutin Selasa dan Minggu pagi. (Dian/MK)
