PIS Bantah Kabar Penjualan Kapal Pioneer, Sebut Masih Tertahan di Malaysia


JAKARTA – PT Pertamina International Shipping (PIS) membantah kabar yang meyebutkan jika pihaknya menjual kapal Very Large Crude Carrier (VLCC) Pioneer yang saat ini masih ditahan di perairan Muar, Malaysia.

“PIS tidak berencana menjual kapal PIS Pioneer. Secara hukum, PIS adalah pemilik sah PIS Pioneer dan tidak menyerahkan kuasa kepada siapapun untuk menjual kapal tersebut,” ujar Pjs Corporate Communication PIS Vega Pita dalam keterangan kepada media, Senin, 28 September.

Dikatakan Vega, saat ini PIS sedang bersengketa dengan MEG, sebagai salah satu mitra usaha bisnis di Malaysia dan berperkara di Malayan High Court dan Singapore International Arbitration Centre (SIAC).

“Sebagai perusahaan shipping yang beroperasi di pasar internasional, PIS selalu memenuhi standar dan regulasi ketentuan berlaku, termasuk ketentuan OFAC,” tegas Vega.

Ia juga memastikan tidak ada satupun kapal perusahaan yang terkena sanksi OFAC, hal itu dapat dicek dan diverifikasi di situs OFAC.

Hingga saat ini, lanjut Vega, kapal PIS Pioneer saat ini masih ditahan perairan Muar, Malaysia.

Perusahaan senantiasa memonitor kondisi kru dan kapal secara intensif. Keselamatan dan keamanan kru tetap menjadi prioritas perusahaan.

“Selama ini, PIS mengedepankan penyelesaian berdasarkan itikad baik melalui negosiasi dan komunikasi konstruktif, sebelum kemudian menempuh langkah hukum. Perusahaan menghormati proses hukum masih berjalan, dan terus melakukan upaya optimal dan terbaik dalam proses ini,” sambung dia.

Dalam upaya penyelesaian sengketa, Vega menyebut PIS mendapatkan dukungan penuh dari berbagai kementerian dan lembaga pemerintah Indonesia, termasuk Kemenlu, KSP, Kemensesneg, Kejaksaan Agung, TNI AL, Kemenkopolkam dan K/L lainnya untuk memastikan perlakuan yang adil, perlindungan terhadap kapal sebagai aset strategis beserta awak kapal, dengan tetap menjunjung tinggi prinsip tata kelola perusahaan yang baik, dan mematuhi hukum yang berlaku.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *