Uni Eropa-Filipina Dekati Kesepakatan Dagang Bebas, Ditargetkan Teken 2027


MANILA – Uni Eropa dan Filipina semakin dekat menuntaskan perundingan perjanjian perdagangan bebas yang diharapkan membuka peluang bisnis baru, menarik investasi, dan menciptakan lebih banyak lapangan kerja.

Menurut Anadolu Agency, dikutip Selasa, 22 September, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen dan Presiden Filipina Ferdinand R. Marcos Jr. membahas kemajuan perundingan tersebut melalui sambungan telepon pada Senin malam.

Komisi Eropa menyebut kedua pihak siap menyelesaikan negosiasi. Perkembangan itu terjadi tiga tahun setelah von der Leyen berkunjung ke Manila pada 2023 untuk menghidupkan kembali pembicaraan perdagangan.

Von der Leyen menyambut hasil positif yang dicapai dan menyampaikan apresiasi kepada tim perunding yang dipimpin Komisioner Uni Eropa untuk Perdagangan dan Keamanan Ekonomi Maros Sefcovic.

Kedua pemimpin sepakat perjanjian itu diharapkan membuka peluang bisnis baru, menarik investasi, dan menciptakan lebih banyak lapangan kerja.

Mereka juga menekankan pentingnya bekerja sama dengan mitra yang memiliki pandangan serupa untuk menjaga perdagangan tetap terbuka, adil, dan dapat diprediksi di tengah tantangan geopolitik.

Komisi Eropa menyatakan perjanjian tersebut juga akan mendukung kepentingan bersama dalam pembangunan berkelanjutan serta transisi menuju ekonomi yang lebih bersih dan digital.

Von der Leyen turut mengucapkan selamat kepada Marcos atas kepemimpinan Filipina di ASEAN.

Ia menegaskan kembali komitmen Uni Eropa untuk menjalin perjanjian perdagangan bebas yang sama ambisiusnya dengan mitra lain di kawasan Asia Tenggara.

Menurut von der Leyen, penyelesaian kesepakatan dengan Filipina akan menjadi sinyal penting menjelang peringatan 50 tahun hubungan Uni Eropa dan ASEAN pada 2027.

Von der Leyen berharap dapat berkunjung ke Filipina pada 2027 untuk menandatangani perjanjian tersebut secara resmi.

Ia juga menyampaikan solidaritas kepada Filipina dalam menghadapi klaim maritim yang disebut agresif serta menegaskan dukungan Uni Eropa terhadap keamanan kawasan.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *