JAKARTA – Beta memperbarui jajaran RR Race untuk model 2027 dengan sejumlah peningkatan elektronik, mekanis, suspensi, dan sasis. Menariknya, meski teknologi seperti launch control dan quickshifter semakin banyak digunakan, Beta masih mempertahankan karburator pada sejumlah motor dua-taknya.
Pabrikan asal Italia itu memperbarui seluruh keluarga RR Race enduro yang terdiri dari delapan model. Jajarannya mencakup empat motor empat-tak, yakni 350, 390, 430, dan 480, serta empat model dua-tak berkapasitas 125, 200, 250, dan 300 cc.
Pembaruan terbesar dari sisi elektronik diberikan kepada seluruh model empat-tak. Beta kini membekali RR Race 350, 390, 430, dan 480 dengan launch control lima tingkat serta quickshifter untuk perpindahan gigi ke atas.
Kedua fitur tersebut melengkapi sistem kontrol traksi dan dua pilihan peta mesin yang sudah tersedia sebelumnya. Beta juga memperbarui switchgear untuk mengoperasikan berbagai fitur elektronik tersebut.
Selain itu, seluruh model empat-tak mendapatkan regulator tegangan baru. Komponen ini dirancang untuk menghasilkan tegangan yang lebih stabil sekaligus meningkatkan pengisian baterai, terutama dengan bertambahnya perangkat elektronik pada motor.
Namun, pendekatan berbeda diterapkan pada jajaran dua-tak. Beta tidak memanfaatkan pembaruan model 2027 untuk mengganti karburator dengan sistem injeksi bahan bakar elektronik.

Beta RR Race 125 masih menggunakan karburator Keihin PWK berdiameter 36 milimeter. Spesifikasi teknis RR Race 300 juga mencantumkan Keihin PWK 36 sebagai sistem pemasok bahan bakarnya.
Meski tetap menggunakan karburator, Beta memberikan sejumlah pembaruan pada mesin dua-tak. Model 125 mendapatkan piston baru yang dirancang untuk membuat penyaluran tenaga lebih halus.
Sementara itu, RR Race 250 dan 300 memperoleh main bearing baru untuk mengurangi gesekan internal mesin. RR Race 300 juga mendapat perhatian lebih melalui perubahan geometri kepala silinder dan waktu kerja katup buang.
Perubahan tersebut ditujukan untuk menghasilkan respons tenaga yang lebih progresif pada putaran mesin rendah hingga menengah. Pembaruan ini membuat karakter mesin lebih halus tanpa mengubah konsep dasar motor.

Pada jajaran empat-tak, Beta juga melakukan sejumlah perubahan mekanis. Model 430 dan 480 mendapatkan katup masuk berbahan titanium dengan proses finishing baru.
Beta juga mengganti tensioner rantai kam yang sebelumnya digunakan dengan sistem mekanis yang berasal dari motor motocross RX 450.
Beta RR Race 430 tetap mengandalkan mesin satu silinder berpendingin cairan berkapasitas 430,9 cc. Motor tersebut juga mempertahankan transmisi enam percepatan dan sistem injeksi bahan bakar elektronik.
Artinya, Beta tetap menggunakan teknologi injeksi pada model empat-taknya, sementara karburator masih dipertahankan pada motor dua-tak tertentu.
Selain perubahan mesin dan elektronik, seluruh delapan model RR Race 2027 mendapatkan penyetelan ulang suspensi KYB. Beta juga memperkuat pemandu rantai dan mendesain ulang pelindung sproket depan.
Perubahan lainnya mencakup penggunaan grip yang lebih lembut, mask lampu depan LED baru, serta layar Trail Tech berukuran lebih besar.
Secara keseluruhan, Beta tidak mengubah secara fundamental karakter jajaran RR Race. Pembaruan lebih diarahkan pada penyempurnaan teknologi, mesin, suspensi, dan perlengkapan tanpa membuat seluruh model mengikuti jalur teknologi yang sama.
Dengan RR Race 2027, Beta menawarkan motor enduro empat-tak yang kini semakin sarat perangkat elektronik, sementara sejumlah model dua-taknya tetap mempertahankan pendekatan konvensional dengan karburator Keihin PWK.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
