Kubu Raya, Fokus Berita – Peringatan Milad ke-60 Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) di Kabupaten Kubu Raya menjadi momentum penegasan komitmen organisasi dalam mengawal persoalan yang menyentuh kepentingan masyarakat.
Kegiatan yang digelar Majelis Daerah KAHMI Kubu Raya ini berlangsung di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Senin (21/9/2026). Hadir Wakil Bupati Kubu Raya H. Sukiryanto, Ketua MW KAHMI Kalbar dr. Harisson, M. Kes., Ketua MD KAHMI Kubu Raya Gus Hefni Maulana, Ketu Forhati Kubu Raya Juraidah, undangan, Para pengurus dan anggota KAHMI Kubu Raya serta anggota HMI.

Ketua MD KAHMI Kubu Raya, Gus Hefni Maulana, mengatakan fokus utama saat ini adalah isu lingkungan, khususnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Kita getol dengan persoalan masyarakat, di antaranya karhutla ini. Kita fokus kepada gerakan ekologika berdaya, gerakan tanam tanpa bakar, khususnya Kabupaten Kubu Raya,” ujar Gus Hefni.
Ia menegaskan kepedulian lingkungan harus diwujudkan lewat gerakan nyata yang melibatkan masyarakat langsung, bukan hanya wacana.
Selain karhutla, KAHMI juga menyoroti persoalan alih fungsi lahan. Pihaknya akan melakukan kajian berbasis peraturan perundang-undangan terkait kondisi wilayah terdampak.
“Untuk persoalan alih fungsi lahan ada tanggung jawab. Kami akan melakukan kajian daerah sekitar menurut undang-undang. Besok kami akan bergerak,” katanya.
Kajian akademis tersebut, lanjut Gus Hefni, akan menjadi dasar untuk menyampaikan aspirasi masyarakat Kubu Raya kepada pemerintah, termasuk pemerintah pusat.
“Kita akan bergerak melalui pergerakan akademis untuk memberikan tekanan kepada pemerintah pusat bahwa ini adalah kepentingan dan kebutuhan masyarakat Kabupaten Kubu Raya,” tegasnya.
Ia menambahkan, setiap kebijakan alih fungsi lahan wajib memperhatikan keberadaan warga yang menggantungkan hidup pada lahan tersebut.
“Ini tidak boleh dialihfungsikan tanpa ada kompensasi kepada warga,” ujar Gus Hefni yang merupakan pengasuh salah satu Pondok Pesantren di Kubu Raya ini.
Melalui momentum Milad ke-60 ini, KAHMI Kubu Raya berharap konsolidasi organisasi semakin kuat dan kontribusinya terhadap persoalan sosial, lingkungan, dan pembangunan daerah semakin nyata. (Dian/MK)
