JAKARTA – Porsche mulai menawarkan teknologi pengisian daya nirkabel untuk Cayenne Electric, menjadikannya model pertama perusahaan yang dilengkapi sistem pengisian induktif tersebut. Teknologi ini memungkinkan pemilik mengisi baterai tanpa menyambungkan kabel, dengan daya pengisian hingga 11 kW dan efisiensi sekitar 90 persen.
Pengumuman tersebut disampaikan Porsche melalui siaran pers mengenai pembaruan warna dan peningkatan kepraktisan Cayenne Electric. Sistem bernama Porsche Wireless Charging ini dirancang untuk mempermudah pengisian daya kendaraan listrik, terutama ketika mobil diparkir di rumah.
Melalui teknologi tersebut, pengemudi cukup memarkirkan Cayenne Electric di atas bantalan pengisian yang dipasang pada area parkir. Setelah kendaraan berada pada posisi yang sesuai, proses pengisian daya akan dimulai secara otomatis.
Sistem ini terdiri atas dua komponen utama, yakni perangkat pengisian yang terpasang di bagian bawah kendaraan dan bantalan pengisi daya yang dipasang di permukaan tanah.
Porsche menyebut bantalan pengisi daya tersebut dirancang tahan terhadap kondisi cuaca sehingga dapat dipasang di luar ruangan.
Dengan daya maksimum 11 kW dan efisiensi sekitar 90 persen, sistem ini ditujukan untuk mendukung pengisian baterai saat kendaraan tidak digunakan, termasuk pada malam hari.
Teknologi pengisian induktif bekerja dengan memindahkan energi listrik melalui medan elektromagnetik antara perangkat pengisi daya di permukaan tanah dan perangkat penerima pada kendaraan. Dengan demikian, pengemudi tidak perlu menghubungkan kabel pengisian secara langsung.
Porsche juga menyematkan sejumlah fitur keselamatan untuk memastikan sistem bekerja sesuai kondisi di sekitar kendaraan.
Fitur tersebut mencakup sensor gerak dan pendeteksi benda asing. Sistem dirancang untuk menghentikan proses pengisian secara otomatis apabila terdapat makhluk hidup yang mendekati kendaraan atau bantalan pengisi daya.
Pengisian juga akan dihentikan apabila benda berbahan logam berada di atas bantalan dan mengalami pemanasan.
Mekanisme tersebut ditujukan untuk mengurangi risiko selama proses pengisian daya berlangsung, terutama ketika perangkat digunakan di area parkir rumah.
Porsche Wireless Charging mulai dipasarkan secara bertahap di berbagai negara. Sistem ini sudah dapat dipesan di Jerman dan sejumlah pasar Eropa lainnya.
Namun, Porsche belum merinci jadwal ketersediaan teknologi tersebut di seluruh pasar global dalam pengumuman yang dikutip Electrek pada 18 September 2026.
Kehadiran sistem pengisian nirkabel ini menjadi bagian dari pengembangan fitur kepraktisan pada Cayenne Electric. Melalui teknologi tersebut, Porsche menawarkan alternatif pengisian daya yang tidak mengharuskan pemilik menghubungkan kabel setiap kali memarkirkan kendaraan.
Informasi mengenai harga perangkat pengisian, biaya pemasangan, serta jadwal peluncurannya di luar Eropa belum dijelaskan dalam laporan tersebut.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
