BADUNG – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berharap polisi wanita atau Polwan suatu saat dapat menduduki posisi tertinggi di Polri. Ia menyebut peluang itu dapat terbuka dalam beberapa dekade ke depan seiring pengembangan karier dan peningkatan kapasitas Polwan.
Pernyataan itu disampaikan Listyo saat membuka The 63rd International Association of Women Police (IAWP) Annual Training Conference 2026 di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Minggu.
“Sebagaimana tadi disampaikan oleh Presiden IAWP bahwa kita terus mengejar kesetaraan gender,” kata Listyo, dikutip dari Antara, Minggu, 20 September.
Menurut Listyo, Polri terus membuka ruang bagi Polwan untuk meningkatkan kemampuan dan mengembangkan karier hingga jenjang tertinggi.
Listyo mencontohkan sejumlah negara yang telah memberikan posisi pimpinan tertinggi kepolisian kepada perempuan. Ia menyebut Australia dan Belanda sebagai contoh.
“Di Australia juga sudah ada Kepala Polisi Wanita, di Netherlands juga sudah ada, dan harapan kita beberapa puluh tahun ke depan Indonesia juga akan mendapat kesempatan untuk dipimpin oleh seorang Kepala Polisi Wanita,” ujarnya.
Konferensi IAWP, menurut Listyo, menjadi ruang bagi polisi wanita dari berbagai negara untuk bertukar pengalaman, informasi, dan pengetahuan. Pertemuan itu diharapkan ikut meningkatkan kemampuan Polwan Indonesia.
“Harapan kami dengan kegiatan saat ini, tentunya kemampuan Kepolisian Wanita, khususnya Polwan, terus bisa meningkat dan tentunya kita bisa terus bersaing,” katanya.
Presiden IAWP Julia Jaeger mengatakan konferensi di Bali diikuti sekitar 500 delegasi polisi wanita dari 43 negara.
Para peserta datang untuk berbagi pengalaman dan meningkatkan kemampuan dalam menjalankan tugas kepolisian. Jaeger juga berharap forum tersebut dapat memperkuat peran polisi wanita, termasuk di kawasan Asia, sekaligus membuka ruang lebih besar untuk pengembangan karier.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
