Jelang Tokyo Game Show 2026, KBRI Tokyo Pertemukan Studio Gim Indonesia dengan Industri Jepang


JAKARTA – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo menyelenggarakan Tokyo Game Gathering di Gedung KBRI Tokyo pada Hari Rabu, jelang gelaran Tokyo Game Show 2026.

Kegiatan ini mempertemukan studio gim Indonesia peserta Paviliun “Games from Jakarta” dengan publisher, investor, asosiasi industri, dan media Jepang, sehari sebelum pembukaan Tokyo Game Show (TGS) 2026 di Makuhari Messe, Prefektur Chiba.

Kegiatan ini digelar bekerja sama dengan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta dan Asosiasi Game Indonesia (AGI).

Sekitar 30 pelaku industri hadir, termasuk perwakilan Visual Industry Promotion Organization (VIPO), ASEAN-Japan Centre, Dentsu, Media Create, Sorajima, dan AMCEY.

Enam studio gim Indonesia menyampaikan pemaparan singkat mengenai karya dan rencana pengembangannya, yaitu Dream Forge Creation, SkyFy Studio, Rizero Studios, Re:Halu, Separuh Interactive, dan Vifth Floor.

tokyo game gathering kbri tokyo
Tokyo Game Gathering 2026 yang digelar KBRI Tokyo. ( KBRI Tokyo)

Karya yang diperkenalkan mencakup gim aksi-petualangan berlatar sejarah Indonesia, gim life-sim bertema cozy, gim naratif berbasis percakapan, hingga judul seluler dengan basis pemain jutaan di Asia Tenggara.

“TGS edisi ke-30 tahun ini akan jadi massive update karena untuk pertama kalinya event ini diselenggarakan selama lima hari penuh. Dengan lebih dari 750 eksibitor dari 51 negara, dan target traffic menembus 300.000 pengunjung,” ujar Koordinator Fungsi Ekonomi KBRI Tokyo Gatot Hari Gunawan dalam sambutannya, melansir keterangan KBRI Tokyo (18/9).

“Di tengah open world raksasa tersebut, Indonesia ikut berpartisipasi melalui Paviliun Games from Jakarta. Karena itu dalam Tokyo Game Gathering hari ini kami mempertemukan para pelaku industri lebih dahulu, sebelum arena pameran menjadi ramai dan waktu menjadi barang mewah bagi semua pihak,” tandasnya.

Pilihan format gathering tersebut bertumpu pada pengalaman tahun sebelumnya. Pada TGS 2025, partisipasi Indonesia membukukan 86 pertemuan bisnis dengan potensi transaksi senilai 8,77 juta dolar AS.

Salah satu studio, Vifth Floor, menandatangani kontrak pengembangan gim senilai 150.000 dolar AS satu bulan setelah pameran berakhir.

Diketahui, Jepang merupakan pasar gim terbesar ketiga di dunia. Pasar konten gim negara tersebut pada 2025 tercatat sebesar 2,59 triliun yen dan tumbuh 8,0 persen, melampaui laju pertumbuhan pasar global.

Gelaran Tokyo Game Show 2026 yang merupakan penyelenggaraan edisi ke-30, digelar oleh Computer Entertainment Supplier’s Association (CESA).

Untuk pertama kalinya kegiatan ini digelar selama lima hari, yakni 17–21 September 2026, diikuti lebih dari 750 eksibitor dari 51 negara dan wilayah dengan target kunjungan sekitar 300.000 orang.

Pada TGS 2025, Indonesia tampil melalui Paviliun “Games from Indonesia” dengan delapan studio dan mencatat 86 pertemuan bisnis serta potensi transaksi 8,77 juta dolar AS.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *