Prabowo Targetkan Bursa Mineral Beroperasi 1 Januari 2027, Ekspor SDA Dibuat Satu Pintu


JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menargetkan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis milik Indonesia mulai beroperasi pada 1 Januari 2027. Pemerintah juga mendorong ekspor sumber daya alam dilakukan melalui sistem satu pintu untuk memperketat pengawasan.

Prabowo menyampaikan rencana tersebut dalam puncak HUT ke-28 PAN di JICC Senayan, Jakarta, Jumat, 18 September 2026.

“Kita juga akan bikin bursa mineral, pertama kali milik negara mulai 1 Januari 2027,” kata Prabowo.

Menurut Prabowo, pemerintah ingin membenahi perdagangan komoditas yang selama ini dinilai rawan laporan tidak benar. Ekspor akan diperketat agar penerimaan dan nilai komoditas yang keluar dari Indonesia dapat diawasi.

Prabowo mengatakan pemerintah juga mendorong perdagangan ekspor melalui BUMN dan mekanisme satu pintu.

Rencana Bursa Mineral dan Komoditas Strategis menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat kendali atas kekayaan alam. Prabowo berulang kali mengaitkan kebijakan tersebut dengan Pasal 33 UUD 1945.

Ia menilai Indonesia sebagai negara penghasil berbagai komoditas strategis perlu memiliki instrumen perdagangan sendiri. Dengan bursa tersebut, pemerintah ingin Indonesia memiliki posisi lebih kuat dalam perdagangan komoditasnya.

Prabowo menargetkan bursa mulai berjalan pada awal 2027. Namun, dalam pidato tersebut ia tidak merinci mekanisme perdagangan, daftar komoditas yang masuk, maupun tahapan operasional bursa.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *