JAKARTA – Aktor Baim Wong membagikan cerita mengejutkan sekaligus menggelitik di balik keterlibatannya dalam film Beautiful Pain. Baim mengaku sempat merasa ‘dibohongi’ oleh sineas Hanung Bramantyo saat pertama kali menerima tawaran proyek layar lebar tersebut sekitar tiga tahun silam.
“Sebenarnya saya dibohongin sama Mas Hanung. ‘Ya, Im, gue direct.’ ‘Oke.’ Taunya Dimas,” seloroh Baim Wong di kawasan Jakarta Selatan, Kamis, 16 September.
Situasi kala itu diakui Baim kian canggung lantaran dirinya tengah terlibat perseteruan terbuka dengan sang produser eksekutif, Nikita Mirzani, yang ceritanya diangkat ke dalam film tersebut.
“Waktu itu malah saya lagi ribut sama Nikita Mirzani. Saya bingung Mas Hanung minta ketemu saya. ‘Baim, mau enggak begini?’ ‘Mau,’ gua bilang. Terus habis itu telepon lagi, ‘Im, boleh ketemu enggak?’ ‘Kenapa?’ ‘Ketemu deh,’ kata dia,” beber Baim mengingat momen tersebut.
Kecurigaan Baim akhirnya terjawab saat Hanung secara perlahan membongkar keterlibatan Nikita Mirzani di balik kursi produksi film.
“Akhirnya ketemu. ‘Im, lu ada masalah enggak?’ ‘Apa?’ ‘Kalau produsernya Nikita?’ ‘Hah?’ Kita bingung beneran. ‘Kok lu enggak bilang dari awal?’ gua bilang,” lanjut Baim menirukan reaksi kagetnya kala itu.
Kendati hubungan keduanya sempat memanas di ranah publik, proyek film ini rupanya menjadi jembatan perdamaian antara Baim dan Nikita.
“Tapi ternyata di film ini, alhamdulillah pas tumpengan saya ketemu lagi sama dia dan akhirnya saya toel aja dia, ‘Lu jangan galak-galak napa sih?’ ‘Siapa yang galak?’ katanya. Setelah itu kita baik lagi. Di film ini saya kaget ini cerita dia, saya enggak dikasih tahu juga ini cerita dia,” jelas Baim.
Selain perdamaian dengan Nikita, alasan terkuat Baim langsung mengiyakan peran tersebut adalah kesempatan untuk beradu akting dengan aktris idolanya, Raihaanun.
“Saya dari dulu pengen banget bermain dengan sebelah saya ini (Raihaanun). Saya tidak sok-sok gimana karena ini juga salah satunya dari idola saya, Reza (Rahadian). Saya nanya sama dia siapa pemain yang disuka, dia bilang Raihaanun. Pas dibilang lawan mainnya Raihaanun, ‘Oh mau,’ saya bilang,” tuturnya.
Baim pun memberikan apresiasi tinggi terhadap hasil akhir arahan Dimas Brodjonegoro yang dinilainya sukses mentransfer emosi cerita secara jujur kepada penonton.
“Pas nyampe di set itu Dimas ternyata benar, dia tahu apa yang mau dilakuin. Saya kaget, bagus banget jadinya. Saya langsung telepon Dimas, ‘Bro, bagus banget!’ Dan betul setiap rasa, detailnya dari pemain-pemain itu kerasa semuanya,” pungkas Baim.
Dalam film yang digarap rumah produksi Dapur Film ini akan menampilkan Raihaanun, Dimas Aditya, Kyku, Tarra Budiman hingga Anantya Kirana. Rencananya film ini akan tayang pada 22 Oktober mendatang.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
