JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membawa data ekonomi ke peresmian LRT Kelapa Gading-Manggarai. Ia menyebut investasi Jakarta meningkat tajam dalam beberapa tahun terakhir dan mengaitkannya dengan rasa aman serta kepercayaan investor terhadap ibu kota.
Realisasi investasi Jakarta pada 2025 tercatat Rp270,9 triliun, naik dibandingkan Rp103,3 triliun pada 2021. Hingga semester I atau akhir triwulan II 2026, nilainya sudah mencapai Rp173,6 triliun. Data tersebut juga tercatat dalam laporan resmi Pemprov DKI.
“Di tahun 2025, investasi di Jakarta Rp270 triliun. Bahkan di triwulan kedua tahun ini, di tahun 2026, Jakarta investasinya Rp173 triliun,” kata Pramono di hadapan Presiden Prabowo Subianto, Rabu, 16 September.
Pramono juga menyebut ekonomi Jakarta tumbuh 5,52 persen dengan kontribusi terhadap perekonomian nasional sebesar 16,32 persen.
Data Pemprov DKI mencatat pertumbuhan ekonomi Jakarta 5,52 persen, sementara investasi sepanjang semester I 2026 mencapai Rp173,6 triliun atau sekitar 17,2 persen dari realisasi investasi nasional.
Menurut Pramono, peningkatan investasi tidak bisa dilepaskan dari kepercayaan pelaku usaha terhadap kondisi Jakarta.
“Artinya bahwa ekonomi di Jakarta tumbuh dengan baik, dan itu tidak mungkin terjadi tanpa ada rasa aman, nyaman, dan juga kepercayaan investor dari manapun tentang Jakarta,” ujarnya.
Ia mengaitkan pembangunan sistem transportasi publik, termasuk LRT Kelapa Gading-Manggarai, dengan upaya meningkatkan konektivitas dan produktivitas kota.
Koridor baru tersebut dibangun sepanjang 12,2 kilometer dengan investasi Rp12,1 triliun dan ditargetkan mengangkut sekitar 80 ribu penumpang per hari.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
