Rupiah Diprediksi Bergerak di Kisaran Rp17.850-Rp17.950 per Dolar AS pada Selasa 13 Oktober


JAKARTA – Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS diprediksi bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah terbatas pada perdagangan Selasa, 13 Oktober 2026.

Pada penutupan Senin, 12 Oktober 2026, kurs referensi JISDOR Bank Indonesia berada di level Rp17.884 per Dolar AS, sementara data pasar spot TradingView mencatat level Rp17.875 pada pukul 09:30 WIB dengan pelemahan 0,08 persen dari penutupan sebelumnya.

Analis memperkirakan Rupiah pada Selasa akan bergerak di rentang Rp17.850 – Rp17.950 per Dolar AS, dengan support kuat di Rp17.850 dan resistance di Rp17.960-Rp18.020.

Sentimen Penggerak:

1. Global – Dolar AS dan Harga Minyak: Indeks Dolar AS (DXY) masih bertahan di kisaran 99,49 dan mendekati zona psikologis 100. Pelaku pasar mencermati rilis data inflasi AS (CPI dan PPI) pekan ini serta harga minyak dunia yang masih di atas asumsi APBN. Kenaikan harga minyak berpotensi menekan neraca pembayaran.

2. Domestik – Arus Impor dan Jaga NPL KUR: Di dalam negeri, sentimen positif datang dari penyaluran KUR produktif yang masih terjaga di bawah 1 persen NPL, namun pasar tetap waspada terhadap data neraca perdagangan setelah sebelumnya sempat mencatat defisit.

Pengamat mata uang Ibrahim Assuaibi sebelumnya memproyeksikan range mingguan Rupiah di level Rp17.880 – Rp18.250 di tengah tekanan geopolitik dan kebutuhan Dolar untuk impor energi. 6b8f

Pelaku pasar disarankan mewaspadai volatilitas di sesi pembukaan dan mengunci kurs jika membutuhkan Dolar untuk kebutuhan impor atau pembayaran luar negeri pekan ini.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *